Yoshihide Suga, Anak Petani yang Bakal Jadi Perdana Menteri Jepang

Selasa, 15 September 2020 - 13:55 WIB
loading...
Yoshihide Suga, Anak...
Yoshihide Suga, sekretaris kabinet yang hampir pasti disetujui parlemen menjadi perdana menteri Jepang pada Rabu (16/9/2020) besok. Foto/REUTERS
A A A
TOKYO - Yoshihide Suga , kepala sekretaris kabinet Jepang selama hampir delapan tahun, telah terpilih sebagai Ketua Partai Liberal Demokrat (LDP) yang berkuasa. Dia secara praktis akan disetujui majelis rendah parlemen sebagai perdana menteri (PM) berikutnya menggantikan PM Shinzo Abe , pada Rabu (16/9/2020) besok.

Jabatan Ketua LDP sebelumnya dijabat Abe. Namun, Abe mengundurkan diri sebagai PM Jepang beberapa pekan lalu dengan alasan masalah kesehatan. Pengunduran diri Abe sekaligus memaksa LDP memilih ketua baru dan Suga-lah yang terpilih.

Selama menjabat sebagai kepala sekretaris kabinet Jepang, Suga telah bertindak sebagai orang kedua secara de facto dalam pemerintahan Jepang. Dia menjawab pertanyaan-pertanyaan rumit pada konferensi pers dua kali sehari, memberi nasihat kepada Abe tentang kebijakan dan mengekang birokrasi Jepang yang membandel. (Baca: Suga Susun Kabinet Baru Jepang, Lanjutkan Kebijakan Abe )

Suga telah muncul sebagai favorit yang jelas untuk menggantikan Abe sejak mendapatkan dukungan dari faksi-faksi utama LDP. Suga mengalahkan para pesaingnya dalam perebutan kursi Ketua LDP seperti kepala kebijakan partai; Fumio Kishida dan mantan menteri pertahanan Shigeru Ishiba.

Suga yang berusia 71 tahun itu secara luas dipandang sebagai kandidat penerus Abe, sebuah label yang dia lakukan sedikit untuk kontradiktif selama tawaran kepemimpinannya. Dia mengatakan kebijakan ekonomi pendahulunya—kombinasi dari pengeluaran pemerintah yang besar, kebijakan moneter yang sangat mudah, dan reformasi struktural—akan tetap tidak diutak-atik.

“Satu-satunya alasan Suga mendapatkan jabatan perdana menteri adalah karena dia bersumpah untuk melanjutkan kebijakan Abe, jadi untuk perdana menteri baru dia sangat dibatasi oleh catatan dan warisan pemerintahan sebelumnya,” kata Koichi Nakano, seorang profesor ilmu politik di Universitas Sophia di Tokyo. (Simak inforgrafis: Yoshihide Suga Jadi PM Jepang Gantikan Shinzo Abe )

“Setelah menjabat sebagai kepala bek Abe, Suga tidak dapat memungkiri Abe dan mendorong transformasi kebijakan besar tanpa menimbulkan kritik keras. Tangannya diikat," ujarnya, seperti dikutip The Guardian, Selasa (15/9/2020).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Korut Tuding Jepang...
Korut Tuding Jepang Berubah Jadi Negara Perang, Apa Pemicunya?
Media Pemerintah China:...
Media Pemerintah China: Jepang Benar-benar Simulasikan Serangan terhadap Kapal Induk Liaoning
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Jepang Sangkal Militernya...
Jepang Sangkal Militernya Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk China
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Gaikindo Minta Stimulus...
Gaikindo Minta Stimulus Semua Jenis Kendaraan, Tak Hanya Mobil Listrik
Gagal 3 Kali, Keiko...
Gagal 3 Kali, Keiko Fujimori Akhirnya Menang Pilpres Peru
Iran Ingatkan AS Patuhi...
Iran Ingatkan AS Patuhi Perjanjian Damai: Jika Ingin Perang, Kami Siap
Rekomendasi
Top Skor Piala Dunia...
Top Skor Piala Dunia 2026: Cristiano Ronaldo Tambah 1 Gol
Koops TNI Habema Evakuasi...
Koops TNI Habema Evakuasi Jenazah Pilot PT AMA Air Korban Penembakan di Yahukimo
Jelang Pernikahan Taylor...
Jelang Pernikahan Taylor Swift, Sejumlah Selebriti Mulai Berdatangan ke New York
Berita Terkini
Ketika Uang Negara Rp35.914...
Ketika Uang Negara Rp35.914 Triliun Lenyap Dikorupsi sejak 2003
Mojtaba Disebut Tak...
Mojtaba Disebut Tak Akan Hadiri Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei, Ini Alasannya
Komika Turki Ditangkap...
Komika Turki Ditangkap atas Tuduhan Menghina Islam dan Erdogan
Jerman Berani Menolak...
Jerman Berani Menolak Loyal pada AS: 'Sesama Anggota NATO Jangan Mendikte!'
Ledakan Bom Guncang...
Ledakan Bom Guncang Kafe di Ibu Kota Suriah, 9 Orang Tewas, Mayat-mayat Tergeletak
Islam Melarang Pembalseman,...
Islam Melarang Pembalseman, Bagaimana Iran Mangawetkan Jenazah Khamenei sejak Februari?
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved