Perang Saudara Sudan Makin Brutal, RSF Eksekusi Banyak Orang di Lapangan

Selasa, 28 Oktober 2025 - 15:45 WIB
loading...
Perang Saudara Sudan...
Perang saudara di Sudan antara pasukan pemerintah dengan pasukan paramiliter RSF semakin brutal. RSF merebut wilayah El-Fasher dan mengeksekusi banyak orang di lapangan. Foto/Anadolu
A A A
EL-FASHER - Perang saudara di Sudan antara pasukan pemerintah dengan pasukan paramiliter Rapid Support Forces (RSF) semakin brutal. RSF telah melakukan lebih dari selusin eksekusi mati di sebuah lapangan di El-Fasher dalam beberapa hari terakhir.

Salah satu korban yang dieksekusi adalah Siham Hassan, mantan anggota Parlemen, sebagaimana dikutip dari The New Arab, Selasa (28/10/2025).

RSF mengumumkan pada Minggu malam bahwa mereka telah merebut El-Fasher, ibu kota negara bagian Darfur utara di Sudan barat, setelah pengepungan yang berlangsung lebih dari setahun. El-Fasher adalah kota besar terakhir di Darfur yang selama ini dipertahankan tentara Sudan.

Baca Juga: Perang Saudara Sudan Pecah di Pasar yang Ramai, 54 Tewas, 158 Terluka

Hassan, politisi perempuan yang dieksekusi pada Minggu malam, tak hanya dikenal sebagai mantan anggota Parlemen tapi juga aktivis hak asasi manusia (HAM).

Dia dikenal karena mengelola dapur umum untuk memberi makan orang-orang yang kelaparan di El-Fasher, dan karena vokal menyuarakan isu-isu perempuan.

Penghormatan mengalir deras untuk Hassan, dengan para aktivis dan komentator mengatakan bahwa politisi Parlemen dari Partai Keadilan dan Pembebasan tersebut adalah anggota termuda yang bertugas di Parlemen Sudan. Hasan tetap tinggal di kota yang terkepung untuk membantu komunitasnya meskipun ada ancaman serangan dari milisi yang diketahui telah melakukan pelanggaran hak asasi manusia berat.

"Kemartiran Siham Hassan yang terkasih bagi rakyatnya lebih berat daripada Gunung Kilimanjaro. Dia adalah bagian dari utusan para martir yang cemerlang, kumpulan perempuan-ibu, anak perempuan, dan saudara perempuan yang gigih melawan dan menentang. Dengan darahnya, rakyatnya akan dibebaskan," tulis seorang pengguna X yang berduka atas kematiannya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
UEA Bayar Tentara Bayaran...
UEA Bayar Tentara Bayaran Kolombia untuk Membantu Militan Sudan Bunuh Warga Sipil
1.639 Orang Dieksekusi...
1.639 Orang Dieksekusi pada 2025 di Iran, Tahun Ini Diprediksi Melonjak Drastis
Putra Mahkota Arab Saudi...
Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman Surati 'Sheikh Mata-mata' UEA soal Yaman dan Sudan
5 Fakta Eksekusi 11...
5 Fakta Eksekusi 11 Anggota Mafia Keluarga China, Geng Kriminal Paling Kejam
China Eksekusi Mati...
China Eksekusi Mati 11 Mafia Scam yang Terkenal
Iran Eksekusi Mati Seorang...
Iran Eksekusi Mati Seorang Pria Mata-mata Mossad
Terima Dubes Yassir...
Terima Dubes Yassir Mohamed, Baznas Perkuat Sinergi Bantuan Kemanusiaan untuk Sudan
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
Trump Ingin Buru-Buru...
Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran, Tak Menunggu 19 Juni
Rekomendasi
Di Hadapan Mahasiswa,...
Di Hadapan Mahasiswa, Dasco Telepon Nanik dan Bahlil
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
Indonesia Perkuat Regenerasi...
Indonesia Perkuat Regenerasi Atlet demi Kuasai Panggung MMA Asia
Berita Terkini
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved