1.639 Orang Dieksekusi pada 2025 di Iran, Tahun Ini Diprediksi Melonjak Drastis

Rabu, 15 April 2026 - 14:20 WIB
loading...
1.639 Orang Dieksekusi...
Jumlah eksekusi mati di Iran diprediksi akan meningkat tahun ini. Foto/X/QudsNen
A A A
TEHERAN - Otoritas Iran mengeksekusi setidaknya 1.639 orang pada tahun 2025 dan sekarang berisiko menggantung lebih banyak orang setelah perang melawan AS dan Israel. Lembaga nirlaba pun mendesak Barat untuk menempatkan hukuman mati "di jantung" setiap negosiasi dengan Teheran.

Jumlah eksekusi tersebut menunjukkan peningkatan sebesar 68% dibandingkan dengan 975 orang yang dieksekusi mati di Iran pada tahun 2024, dan juga termasuk 48 perempuan, demikian menurut laporan tahunan bersama Iran Human Rights (IHR) yang berbasis di Norwegia dan Together Against the Death Penalty (ECPM) yang berbasis di Paris.

Jika Republik Islam "bertahan dari krisis saat ini, ada risiko serius bahwa eksekusi akan digunakan lebih luas lagi sebagai alat penindasan dan represi," kata laporan tersebut, dilansir Euro News.



IHR, yang mensyaratkan dua sumber untuk mengkonfirmasi eksekusi, yang sebagian besar tidak dilaporkan di media resmi Iran, mengatakan angka tersebut mewakili "minimum absolut" untuk jumlah hukuman gantung pada tahun 2025.

Laporan tersebut mengatakan jumlah eksekusi tersebut adalah yang tertinggi sejak IHR mulai melacaknya pada tahun 2008, dan merupakan yang terbanyak dilaporkan sejak tahun 1989, pada tahun-tahun awal revolusi Islam.

Raphael Chenuil-Hazan, direktur eksekutif ECPM, mengatakan bahwa masalah penghapusan hukuman mati perlu menjadi "inti" dari setiap pembicaraan antara Iran dan Barat tentang mengakhiri konflik yang saat ini ditangguhkan dengan gencatan senjata.

"Tegaslah, masukkan hukuman mati dalam semua kesepakatan," katanya kepada wartawan pada konferensi pers di Paris, menambahkan bahwa "kenyataannya tetap sama" bahkan setelah lebih dari lima minggu perang yang menyebabkan pembunuhan pemimpin tertinggi Ali Khamenei.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Siapa Pihak yang Berpotensi...
Siapa Pihak yang Berpotensi Menggagalkan Kesepakatan Perdamaian Iran dan AS?
Indonesia Tak Lagi Bergantung...
Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor Minyak Timur Tengah
Laporan Media: UEA Cairkan...
Laporan Media: UEA Cairkan Miliaran Dolar untuk Iran agar Tak Jadi Sasaran Serangan
Iran Sebut AS Akan Ganti...
Iran Sebut AS Akan Ganti Kerugian Perang: Ini Poin Penting
Rekomendasi
Utang Pemerintah Bengkak...
Utang Pemerintah Bengkak saat Swasta Lesu, Alarm bagi Fiskal Negara
Dulu Dibully Karena...
Dulu Dibully Karena Pendiam, Kini Syawal Adha Raih Centang Biru TikTok dan Instagram
Kang Cucun Gelar Pasar...
Kang Cucun Gelar Pasar Murah di Desa Ciheulang Ciparay
Berita Terkini
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
7 Fakta Unik Cape Verde,...
7 Fakta Unik Cape Verde, Negara Kecil yang Bikin Spanyol Frustrasi di Piala Dunia 2026
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved