Perang Saudara Sudan Pecah di Pasar yang Ramai, 54 Tewas, 158 Terluka

Minggu, 02 Februari 2025 - 11:46 WIB
loading...
Perang Saudara Sudan...
Perang saudara Sudan pecah seluruh Khartoum Raya menewaskan 56 orang, dengan 54 di antaranya di pasar yang ramai. Foto/Free Press Journal
A A A
KHARTOUM - Perang saudara di Sudan antara tentara reguler dengan kelompok paramiliter Rapid Support Forces (RSF) pecah di sebuah pasar yang ramai di Omdurman, Khartoum Raya, pada hari Sabtu. Sebanyak 54 orang tewas dan 158 lainnya terluka.

Sumber medis dan para aktivis mengatakan penembakan artileri dan serangan udara melanda seluruh Khartoum, dengan total korban tewas sebanyak 56 orang. Ini merupakan pertumpahan darah terbaru dalam perang saudara yang menghancurkan negara tersebut.

Tentara reguler Sudan dan kelompok paramiliter Rapid Support Forces (RSF) atau Pasukan Dukungan Cepat telah terlibat dalam pertempuran memperebutkan kekuasaan sejak April 2023 yang semakin intensif bulan ini, di mana tentara reguler sedang berjuang untuk merebut kembali kendali ibu kota.

Sumber medis dan Kementerian Kesehatan Sudan mengatakan penembakan RSF menewaskan 54 orang dan melukai 158 orang di pasar yang ramai di Omdurman yang dikuasai tentara reguler. Kondisi itu membuat Rumah Sakit Al-Nao di kota tersebut kewalahan.

Baca Juga: Gencatan Senjata Berakhir, Pertempuran Kembali Pecah di Sudan

"Peluru menghantam di tengah pasar sayur, itu sebabnya korban dan yang terluka begitu banyak," kata seorang korban selamat kepada AFP, Minggu (2/2/2025).

RSF membantah melakukan serangan, yang menurut badan amal medis Prancis Doctors Without Borders (MSF) menyebabkan “pembantaian total".

Di seberang Sungai Nil di Khartoum, dua warga sipil tewas dan puluhan lainnya terluka dalam serangan udara di wilayah yang dikuasai RSF, kata Ruang Tanggap Darurat setempat, salah satu dari ratusan kelompok sukarelawan yang mengoordinasikan perawatan darurat di seluruh Sudan.

Meskipun RSF telah menggunakan pesawat nirawak dalam serangan, termasuk pada hari Sabtu, jet tempur Angkatan Bersenjata Sudan mempertahankan monopoli atas serangan udara.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Viral di Media Sosial,...
Viral di Media Sosial, Jet Tempur AS Diduga Jatuh di Iran pada Serangan ke-13
AS Tak Umumkan Serangan...
AS Tak Umumkan Serangan Udara ke Iran, Apakah Dikaitkan dengan Angka Sial?
4 Fakta Gunung Pickaxe,...
4 Fakta Gunung Pickaxe, Fasilitas Rahasia Nuklir Iran yang Jadi Target Serangan AS
Serangan AS ke Iran...
Serangan AS ke Iran Tak Punya Strategi, Apakah Trump Sudah Putus Asa?
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
Perang Iran Menjadi...
Perang Iran Menjadi Warisan Buruk Kebijakan Luar Negeri Amerika Serikat
Ledakan Dahsyat Runtuhkan...
Ledakan Dahsyat Runtuhkan Terowongan di India, Tewaskan 12 Pekerja
Ngeri! Kecelakaan Maut...
Ngeri! Kecelakaan Maut Bus Kemendagri, 35 Orang Tewas
Rekomendasi
Mengapa Al-Quran Tidak...
Mengapa Al-Qur'an Tidak Menyebut Dajjal? Ini Penjelasan dan Hikmah di Baliknya
Almarhum Juru Bicara...
Almarhum Juru Bicara IKN Troy Harold Yohanes Pantouw Dibawa ke Jakarta Besok
Ekonomi Restoratif Digagas...
Ekonomi Restoratif Digagas Jadi Jembatan Pembangunan Hijau Berkelanjutan
Berita Terkini
Setelah Ribuan Gen Z...
Setelah Ribuan Gen Z Berdemo selama Berminggu-minggu, Menteri Pendidikan India Mundur
Viral di Media Sosial,...
Viral di Media Sosial, Jet Tempur AS Diduga Jatuh di Iran pada Serangan ke-13
Siapa Yu Deng dan Hong...
Siapa Yu Deng dan Hong Wang? Matematikawan China yang Memecahkan Masalah Paling Sulit di Dunia
Selama 30 Tahun, Kakek...
Selama 30 Tahun, Kakek di Singapura Ini Perkosa 11 Gadis, Termasuk Anak, Cucu, hingga Keponakan
Ini Perceraian Termahal...
Ini Perceraian Termahal Abad Ini! Nilainya Capai Rp11 Triliun
Houthi dan Arab Saudi...
Houthi dan Arab Saudi Saling Serang, Ini 5 Pemicunya
Infografis
Pau Cubarsi, Pemain...
Pau Cubarsi, Pemain Muda Terbaik Piala Dunia 2026 yang Pernah Main di Solo
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved