5 Fakta Israel Menciptakan Kelaparan di Gaza yang Memicu Kecaman Dunia

Sabtu, 23 Agustus 2025 - 17:40 WIB
loading...
A A A
Setelah berminggu-minggu dunia menyaksikan gambar anak-anak kelaparan, dengan perut buncit dan tulang menonjol, banyak yang merasa bahwa tanda-tanda kelaparan sudah dekat dan sudah lama dinantikan.

Kemampuan warga Palestina untuk mengakses makanan telah menjadi rumit selama perang yang berlangsung hampir dua tahun di Gaza.

Israel telah lama memberlakukan pembatasan barang yang masuk ke Gaza, pembatasan tersebut meningkat setelah dimulainya perang pada 7 Oktober 2023, yang dipicu oleh serangan mematikan yang dipimpin Hamas terhadap Israel.

Namun, sejak Maret 2025, situasi memburuk dengan cepat setelah Israel memberlakukan blokade total selama hampir tiga bulan terhadap barang yang masuk ke Gaza.

Di bawah tekanan internasional yang signifikan, Israel mulai mengizinkan sejumlah kecil barang kembali ke Gaza pada akhir Mei.

Hal ini juga memperkenalkan sistem distribusi makanan baru yang dioperasikan oleh kelompok Amerika yang kontroversial bernama Gaza Humanitarian Foundation (GHF) untuk menggantikan sistem distribusi makanan sebelumnya yang dipimpin PBB.

GHF memiliki empat lokasi distribusi makanan di zona militer yang mengharuskan warga Palestina berjalan kaki jarak jauh dengan risiko tinggi, menggantikan 400 titik distribusi di komunitas tersebut di bawah sistem PBB.

Baca Juga: Mesir Berikan Izin Tinggal pada Para Pemimpin Utama Jihad Islam dan PFLP

3. Mencari Makanan Jadi Upaya yang Mematikan

Melansir BBC, mencari makanan telah menjadi upaya yang mematikan bagi warga Palestina dan mereka sering mengatakan kepada kami bahwa mereka harus memilih antara kelaparan dan kematian, merujuk pada penembakan yang hampir setiap hari terhadap orang-orang yang mencoba mendapatkan bantuan di lokasi distribusi GHF.

PBB telah mencatat setidaknya 994 warga Palestina terbunuh di sekitar lokasi GHF, sejak akhir Mei, sebagian dari 1.760 orang yang tewas saat mencoba mengakses bantuan.

PBB mengatakan mayoritas korban tewas ditembak oleh pasukan Israel, sesuatu yang dikuatkan oleh saksi mata yang telah kami wawancarai dan petugas medis di Gaza. Israel telah berulang kali membantah tuduhan tersebut.

Di bawah sistem ini, yang diawasi oleh Israel, kelaparan di Gaza telah meluas.

4. Harga Makanan Sangat Mahal di Palestina

Karena Israel semakin mendesak masuknya lebih banyak makanan, pada akhir Juli Israel mulai mengizinkan lebih banyak truk bantuan ke Gaza setiap hari dan menerapkan "jeda taktis" dalam pertempuran untuk memungkinkan lebih banyak konvoi bantuan bergerak melalui wilayah tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Tembak Jatuh...
Israel Tembak Jatuh Rudal Iran, Ancam Beri Respons dengan Kekuatan Penuh
Wali Kota New York Ngotot...
Wali Kota New York Ngotot Ingin Tangkap PM Israel Netanyahu: 'Dia Penjahat Perang'
Para Turis Israel Dipukuli...
Para Turis Israel Dipukuli di Montenegro, Diteriaki 'Pelaku Genosida Gaza'
Drone Israel Serang...
Drone Israel Serang Acara Pemakaman di Gaza Tengah, 8 Orang Tewas, 20 Warga Terluka
Israel Berencana Gunakan...
Israel Berencana Gunakan Buaya untuk Jaga Tahanan Palestina
Trump Geram pada Netanyahu...
Trump Geram pada Netanyahu karena Kritik Rencana AS Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
4 Alasan Mojtaba Khamenei...
4 Alasan Mojtaba Khamenei Bersumpah Ingin Balas Dendam Kematian Ayahnya
Iran Nyatakan Selat...
Iran Nyatakan Selat Hormuz Tetap Ditutup Sampai AS Penuhi Syarat Teheran
Rusia Hancurkan Kapal...
Rusia Hancurkan Kapal Kargo Bawa Senjata untuk Ukrina di Pulau Ular Laut Hitam
Rekomendasi
Tahapan Penerimaan Sekolah...
Tahapan Penerimaan Sekolah Kedinasan 2026, Lulus Bisa Jadi Calon PNS
BKN Umumkan Sekolah...
BKN Umumkan Sekolah Kedinasan 2026 Akan Segera Dibuka, Cek Daftar Instansinya
Mensesneg Minta Jangan...
Mensesneg Minta Jangan Kaitkan Kasus Febrie Adriansyah dengan Prabowo
Berita Terkini
Saling Gempur, Iran...
Saling Gempur, Iran Serang Target AS di Suriah, Yordania, dan Kuwait
Pendukung Partai Kecoa...
Pendukung Partai Kecoa Kembali Turun ke Jalan, Apa yang Dituntut?
Perkenalkan Sally, Robot...
Perkenalkan Sally, Robot Cantik yang Jadi Guru SMA
Dana Pensiun ASN Malaysia...
Dana Pensiun ASN Malaysia Rp717 Miliar Lenyap dalam Skandal eFishery, KPK Negeri Jiran Turun Tangan
Mengapa Inggris Tolak...
Mengapa Inggris Tolak Serahkan 31 Ton Emas Venezuela? Padahal Maduro Sudah Lengser
Mengapa Arab Saudi dan...
Mengapa Arab Saudi dan Kuwait Mulai Melirik Pakistan? Ketergantungan pada AS Tak Lagi Mutlak
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved