6 Orang Lagi Mati Kelaparan di Gaza karena Israel, Menambah Korban Jadi 175

Senin, 04 Agustus 2025 - 11:44 WIB
loading...
6 Orang Lagi Mati Kelaparan...
Enam orang lagi meninggal akibat kelaparan di Gaza yang dipicu oleh blokade Israel. Ini menambah korban menjadi 175 orang. Foto/WHO
A A A
GAZA - Kementerian Kesehatan Gaza pada hari Minggu mengatakan enam orang lagi meninggal karena kelaparan dan malnutrisi di wilayah tersebut dalam 24 jam terakhir. Jerman menegaskan tragedi kelaparan di Gaza disebabkan oleh blokade Israel.

Kematian baru ini meningkatkan jumlah korban tewas akibat apa yang disebut oleh badan-badan kemanusiaan internasional sebagai kelaparan yang sedang berlangsung menjadi 175 orang, termasuk 93 anak-anak, sejak perang Israel-Hamas dimulai 7 Oktober 2023.

Stasiun TV Al-Qahera yang berafiliasi dengan pemerintah Mesir mengatakan dua truk yang membawa 107 ton solar akan memasuki Gaza, beberapa bulan setelah Israel secara ketat membatasi akses bantuan ke wilayah kantong Palestina tersebut sebelum melonggarkannya sedikit ketika kelaparan mulai menyebar.

Baca Juga: Dunia Bukalah Mata, Anak-anak Gaza Mati Kelaparan karena Israel!

COGAT, badan militer Israel yang mengoordinasikan bantuan, mengatakan bahwa empat tanker bahan bakar PBB telah masuk untuk membantu operasional rumah sakit, toko roti, dapur umum, dan layanan penting lainnya.

Belum ada konfirmasi langsung apakah kedua truk bahan bakar diesel tersebut memasuki Gaza dari Mesir.

Kementerian Kesehatan Gaza mengatakan kekurangan bahan bakar telah sangat mengganggu layanan rumah sakit, memaksa para dokter untuk fokus merawat pasien yang sakit kritis atau terluka saja.

Pengiriman bahan bakar telah jarang terjadi sejak Maret, ketika Israel membatasi aliran bantuan ke wilayah kantong Palestina tersebut dalam apa yang disebutnya sebagai tekanan terhadap militan Hamas untuk membebaskan para sandera yang tersisa yang mereka tangkap dalam serangan Oktober 2023 terhadap Israel.

Israel menyalahkan Hamas atas penderitaan di Gaza, tetapi menanggapi meningkatnya kegemparan internasional, Israel mengumumkan langkah-langkah pekan lalu untuk memungkinkan lebih banyak bantuan mencapai penduduk, termasuk menghentikan pertempuran selama sebagian hari di beberapa wilayah, menyetujui pengiriman bantuan melalui udara, dan mengumumkan rute yang dilindungi untuk konvoi bantuan.

Badan-badan PBB mengatakan pengiriman bantuan melalui udara tidak mencukupi dan Israel harus mengirimkan lebih banyak bantuan melalui darat dan membuka akses ke wilayah tersebut untuk mencegah kelaparan di antara 2,2 juta penduduknya, yang sebagian besar mengungsi di tengah reruntuhan bangunan yang luas.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Tembak Jatuh...
Israel Tembak Jatuh Rudal Iran, Ancam Beri Respons dengan Kekuatan Penuh
Wali Kota New York Ngotot...
Wali Kota New York Ngotot Ingin Tangkap PM Israel Netanyahu: 'Dia Penjahat Perang'
Para Turis Israel Dipukuli...
Para Turis Israel Dipukuli di Montenegro, Diteriaki 'Pelaku Genosida Gaza'
Drone Israel Serang...
Drone Israel Serang Acara Pemakaman di Gaza Tengah, 8 Orang Tewas, 20 Warga Terluka
Israel Berencana Gunakan...
Israel Berencana Gunakan Buaya untuk Jaga Tahanan Palestina
Trump Geram pada Netanyahu...
Trump Geram pada Netanyahu karena Kritik Rencana AS Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
4 Alasan Mojtaba Khamenei...
4 Alasan Mojtaba Khamenei Bersumpah Ingin Balas Dendam Kematian Ayahnya
Wabah Ebola RD Kongo...
Wabah Ebola RD Kongo Tembus 2.000 Kasus, Tewaskan 754 Korban
Daftar Lengkap Hasil...
Daftar Lengkap Hasil Final Piala Dunia dari 1930 hingga 2026 Beserta Skornya
Rekomendasi
Momen Mendagri Nobar...
Momen Mendagri Nobar Final Piala Dunia 2026 Bersama Warga Menteng Tenggulun
Studi Kearney: Masa...
Studi Kearney: Masa Depan Ekonomi Bergantung Kemampuan Adaptasi dengan AI
Kuntadi Diusulkan Jadi...
Kuntadi Diusulkan Jadi Jampidsus Gantikan Febrie, Mensesneg: Minggu Ini Akan Kita Selesaikan
Berita Terkini
Perkenalkan Sally, Robot...
Perkenalkan Sally, Robot Cantik yang Jadi Guru SMA
Dana Pensiun ASN Malaysia...
Dana Pensiun ASN Malaysia Rp717 Miliar Lenyap dalam Skandal eFishery, KPK Negeri Jiran Turun Tangan
Mengapa Inggris Tolak...
Mengapa Inggris Tolak Serahkan 31 Ton Emas Venezuela? Padahal Maduro Sudah Lengser
Mengapa Arab Saudi dan...
Mengapa Arab Saudi dan Kuwait Mulai Melirik Pakistan? Ketergantungan pada AS Tak Lagi Mutlak
AS Sempat Tunda Mengebom...
AS Sempat Tunda Mengebom Iran demi Nonton Final Piala Dunia
Ikuti Arab Saudi, Kuwait...
Ikuti Arab Saudi, Kuwait Cari Perlindungan dari Pakistan yang Bersenjata Nuklir
Infografis
Kapal Bantuan Gaza Dibom...
Kapal Bantuan Gaza Dibom Israel di Perairan Internasional
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved