6 Orang Lagi Mati Kelaparan di Gaza karena Israel, Menambah Korban Jadi 175
Senin, 04 Agustus 2025 - 11:44 WIB
loading...
A
A
A
Dia memperingatkan bahwa krisis kemanusiaan di Gaza mendorong lebih banyak negara untuk secara sepihak mengakui Negara Palestina sementara “mengabaikan kepentingan Israel.”
“Ini mengkhawatirkan kita—dan seharusnya juga mengkhawatirkan Israel. Kami berusaha memberikan nasihat, membuka mata mereka, dan bekerja agar Israel berada dalam posisi yang lebih baik daripada sebelumnya,” ujarnya.
Wadephul menyerukan kembalinya kelompok-kelompok bantuan internasional ke Gaza, termasuk Perserikatan Bangsa-Bangsa, badan-badan PBB, Palang Merah Internasional, dan badan-badan amal keagamaan, dengan mengatakan: “Jika diberi akses, organisasi-organisasi ini dapat melakukan tugas mereka.”
Ketika ditanya kapan akses tersebut akan dimulai, dia menjawab: “Ini bisa dimulai besok—dan, faktanya, sudah membaik. Sebagai hasil dari pertemuan saya dengan pemerintah Israel minggu ini, jumlah truk yang memasuki Gaza jauh lebih banyak dibandingkan minggu lalu.”
Namun, Wadephul menekankan bahwa jumlah bantuan masih jauh di bawah yang dibutuhkan dan mengatakan Jerman akan terus memantau situasi dengan saksama.
Dalam kunjungannya pada 31 Juli–1 Agustus, Wadephul bertemu dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, Menteri Luar Negeri Gideon Saar, dan Presiden Otoritas Palestina Mahmoud Abbas.
Dia juga mengunjungi al-Taybeh, dekat Ramallah, dan mengadakan pembicaraan dengan kelompok-kelompok kemanusiaan yang beroperasi di wilayah tersebut.
“Ini mengkhawatirkan kita—dan seharusnya juga mengkhawatirkan Israel. Kami berusaha memberikan nasihat, membuka mata mereka, dan bekerja agar Israel berada dalam posisi yang lebih baik daripada sebelumnya,” ujarnya.
Wadephul menyerukan kembalinya kelompok-kelompok bantuan internasional ke Gaza, termasuk Perserikatan Bangsa-Bangsa, badan-badan PBB, Palang Merah Internasional, dan badan-badan amal keagamaan, dengan mengatakan: “Jika diberi akses, organisasi-organisasi ini dapat melakukan tugas mereka.”
Ketika ditanya kapan akses tersebut akan dimulai, dia menjawab: “Ini bisa dimulai besok—dan, faktanya, sudah membaik. Sebagai hasil dari pertemuan saya dengan pemerintah Israel minggu ini, jumlah truk yang memasuki Gaza jauh lebih banyak dibandingkan minggu lalu.”
Namun, Wadephul menekankan bahwa jumlah bantuan masih jauh di bawah yang dibutuhkan dan mengatakan Jerman akan terus memantau situasi dengan saksama.
Dalam kunjungannya pada 31 Juli–1 Agustus, Wadephul bertemu dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, Menteri Luar Negeri Gideon Saar, dan Presiden Otoritas Palestina Mahmoud Abbas.
Dia juga mengunjungi al-Taybeh, dekat Ramallah, dan mengadakan pembicaraan dengan kelompok-kelompok kemanusiaan yang beroperasi di wilayah tersebut.
(mas)
Lihat Juga :