Terungkap, Hun Sen Ambil Alih Komando Kamboja saat Perang Melawan Thailand

Kamis, 31 Juli 2025 - 14:14 WIB
loading...
Terungkap, Hun Sen Ambil...
Mantan PM Hun Sen ambil alih komando Kamboja saat perang lima hari melawan Thailand. Foto/Facebook Samdech Hun Sen of Cambodia
A A A
PHNOM PENH - Ketika ketegangan selama berminggu-minggu meningkat perang perbatasan dengan Thailand pekan lalu, mantan Perdana Menteri (PM) Kamboja Hun Sen tampaknya mengambil alih respons negaranya. Pernyataan resmi pemerintah Kamboja mengonfirmasi peran Hun Sen tersebut.

Foto-foto yang beredar menunjukkan Hun Sen duduk di ujung meja panjang, berbicara dengan para perwira militer dan meneliti peta-peta terperinci, radio genggam, serta secangkir kopi Starbucks dalam jangkauan tangannya.

Mantan pejuang gerilya ini bukan lagi pemimpin Kamboja setelah mewariskan jabatan perdana menteri kepada putra sulungnya pada tahun 2023 setelah hampir empat dekade berkuasa, dan kini menjabat sebagai ketua Senat.

Bacaa Juga: Perang Thailand vs Kamboja: Sekutu AS Bersenjata Kuat vs Musuh Lemah tapi Didukung China

Namun, Hun Sen memainkan peran yang sangat besar dalam peristiwa-peristiwa yang mengarah pada pertempuran paling mematikan antara Thailand dan Kamboja dalam lebih dari satu dekade dan—menurut tiga sumber diplomatik—menunjukkan pengaruhnya yang berkelanjutan selama konflik lima hari tersebut.

Pada hari Jumat, setelah artileri yang ditembakkan dari Kamboja mendarat di wilayah sipil di provinsi-provinsi perbatasan Thailand, militer Thailand langsung membidiknya.

“Berdasarkan bukti yang ada, diyakini bahwa pemerintah Kamboja, yang dipimpin oleh Samdech Akka Moha Sena Padei Techo Hun Sen, berada di balik serangan-serangan mengerikan ini,” demikian pernyataan resmi pemerintah Kamboja, menggunakan sebutan kehormatan untuk politisi veteran tersebut.

Beberapa jam setelah bentrokan pecah, Hun Sen (72), membagikan serangkaian unggahan di Facebook, platform media sosial favoritnya, untuk menggalang dukungan rakyat dan mengkritik Thailand.

Dalam salah satu foto yang diunggahnya, Hun Sen terlihat sedang melakukan panggilan konferensi video dengan belasan orang, termasuk beberapa tentara. Di unggahan lain, dia membagikan foto dirinya mengenakan seragam tempur.

“Terkait bentrokan di perbatasan, yang mengejutkan saya adalah sejauh mana dia berusaha menciptakan kesan seolah-olah dia yang bertanggung jawab—mengenakan seragam, terlihat mengarahkan pergerakan pasukan, dan melakukan intervensi di Facebook,” ujar seorang diplomat yang berbasis di Kamboja kepada Reuters.

Seperti semua diplomat lain yang diwawancarai untuk berita ini, dia meminta untuk tidak disebutkan namanya karena sensitivitas isu tersebut.

Lim Menghour, seorang pejabat pemerintah Kamboja yang menangani kebijakan luar negeri, mengatakan Hun Sen bertindak sebagai komandan logistik utama bagi pasukan di garis depan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh Tewaskan 8 Awak, Harganya Rp1,5 Triliun
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh di Pangkalan California, 8 Orang Tewas
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Putri Bha Meninggal,...
Putri Bha Meninggal, Calon Pewaris Raja Vajiralongkorn Berharta Rp770 Triliun Makin Misterius
Thailand Berduka, Putri...
Thailand Berduka, Putri Raja Vajiralongkorn Meninggal setelah Koma Hampir 4 Tahun
Saingan Selat Malaka!...
Saingan Selat Malaka! Thailand Nekat Hidupkan Megaproyek Rp535 Triliun
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Mengejutkan! 92% Warga...
Mengejutkan! 92% Warga Israel Yakin Negaranya Kalah Perang Lawan Iran
Rekomendasi
Taufik Hidayat Penyekap...
Taufik Hidayat Penyekap dan Penganiaya Sadis Pacar Tertawa saat Digiring ke Polda Jabar
Taufik Hidayat Pelaku...
Taufik Hidayat Pelaku Penganiayaan Sadis Ditangkap di Majalaya
Membangun Revolusi Pembiayaan...
Membangun Revolusi Pembiayaan Sosial Nasional Tanpa Membebani APBN
Berita Terkini
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved