Terungkap, Hun Sen Ambil Alih Komando Kamboja saat Perang Melawan Thailand

Kamis, 31 Juli 2025 - 14:14 WIB
loading...
A A A

Dari Sawah Menuju Kekuasaan


Hun Sen adalah seorang penyintas politik Kamboja yang cerdik dan gejolak yang lebih luas di Asia Tenggara selama setengah abad terakhir.

Lahir dari keluarga petani padi di provinsi yang dibom berat selama perang rahasia AS di Kamboja dan Laos, dia menjadi tentara Khmer Merah, yang rezimnya yang kejam dari tahun 1975 hingga 1979 menewaskan sekitar seperempat penduduk.

Namun, dia membelot ke Vietnam pada tahun 1977 dan, ketika mereka menggulingkan Khmer Merah, Hun Sen kembali sebagai menteri luar negeri dan kemudian naik menjadi perdana menteri.

Orang kuat ini memimpin ledakan ekonomi di Kamboja, dengan pendapatan per kapita hampir empat kali lipat dari USD240 menjadi USD1.000 dalam dekade 1993 hingga 2013.

Namun, sebagian besar kekayaan yang baru ditemukan tersebut terkonsentrasi di tangan elite penguasa negara, bahkan ketika para pesaing politik dipenjara atau diasingkan, media kritis ditutup, dan perbedaan pendapat sipil ditumpas, membuka jalan bagi Hun Sen untuk mengambil alih.

Dalam beberapa bulan terakhir, bahkan keputusan kebijakan administratif dalam negeri dibawa ke Hun Sen untuk disetujui, menurut diplomat regional yang berinteraksi dengan para pejabat Kamboja.

Kini, konflik perbatasan semakin memperjelas pengaruhnya, dan dukungan untuk pemerintah pun mengalir deras di media sosial di tengah gelombang nasionalisme.

"Tidak ada yang terkejut bahwa dia telah memimpin, yang menunjukkan bahwa semua orang tahu dia yang bertanggung jawab," kata diplomat lain yang berbasis di Kamboja.

"Jika tujuannya adalah memperkuat nasionalisme, dia telah berhasil."
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
4 Operasi Militer Berani...
4 Operasi Militer Berani yang Berakhir Bencana, dari Invasi Teluk Babi hingga Cakar Elang
Jepang Bentuk Badan...
Jepang Bentuk Badan Intelijen Baru untuk Pertama Kalinya sejak Perang Dunia II, Ini 5 Alasannya
3 Fakta Kebakaran Bar...
3 Fakta Kebakaran Bar di Bangkok Tewaskan 27 Orang, Pintu Darurat Terhalang
Kebakaran Mengerikan...
Kebakaran Mengerikan Melanda Pub Bangkok, 27 Orang Tewas, 22 Kritis
2 Geng Kriminal Ditarget...
2 Geng Kriminal Ditarget Trump, Brasil: Invasi AS di Depan Mata
27 Orang Tewas Akibat...
27 Orang Tewas Akibat Kebakaran di Bar Bangkok, Kemlu: Tidak Ada Korban WNI
Musim Panas Makin Menyengat,...
Musim Panas Makin Menyengat, Tokyo Dorong Karyawan Kenakan Celana Pendek ke Kantor
Pasukan Israel Ditipu...
Pasukan Israel Ditipu Pimpinan, Dikirim Perang dengan Jumlah Personel dan Tank Tak Sesuai Janji
Rekomendasi
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Dikabulkan Hakim, Pengacara Jokowi Tawarkan Restorative Justice
Energy Executive Award...
Energy Executive Award 2026 Tegaskan Pentingnya Kepemimpinan Wujudkan Ketahanan Energi
Canda Prabowo di Harlah...
Canda Prabowo di Harlah ke-28 PKB: MBG Itu Singkatan Mas Bahlil Ganteng, Bisa Aja Lo
Berita Terkini
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved