3 Fakta Kebakaran Bar di Bangkok Tewaskan 27 Orang, Pintu Darurat Terhalang
Senin, 13 Juli 2026 - 18:25 WIB
loading...
Kebakaran bar di Bangkok tewaskan 27 orang. Foto/X/@The_PattayaNews
A
A
A
BANGKOK - Kebakaran hebat di sebuah bar di Bangkok, ibu kota Thailand , menewaskan 27 orang dan melukai puluhan lainnya. Itu diungkapkan para pejabat pada hari Senin setelah pintu keluar darurat yang terhalang menghalangi para pengunjung yang tersedak asap untuk melarikan diri dari tempat yang terbakar.
Sebuah video kejadian yang diunggah di media sosial dan diverifikasi oleh Reuters menunjukkan asap tebal mengepul keluar dari pub, sebelum semburan api horizontal yang hebat keluar dari sebuah pintu, saat para pelanggan yang berteriak-teriak melarikan diri dari tempat tersebut sekitar tengah malam pada hari Minggu (pukul 1 pagi, Senin, waktu Singapura).
"Kami telah menemukan 27 jenazah, yang lainnya sedang dikirim ke rumah sakit," kata Perdana Menteri Anutin Charnvirakul, yang mengunjungi lokasi kejadian pada Senin pagi.
Sebanyak 63 orang lainnya terluka, 22 di antaranya kritis, dalam insiden di pub Rong Beer Na Lat Phrao dan telah dirawat di rumah sakit, kata Suriyachai Rawiwan, direktur Departemen Pencegahan dan Mitigasi Bencana Administrasi Metropolitan Bangkok.
Pub ini terletak di bagian utara Bangkok yang ramai dan terhubung dengan sistem kereta api perkotaan, berdekatan dengan dua pusat perbelanjaan dan dalam jarak berjalan kaki dari bioskop, taman-taman besar, dan pasar akhir pekan Chatuchak yang populer di kalangan wisatawan asing.
Berdasarkan keterangan para korban selamat, para pejabat mengatakan kebakaran tersebut diduga bermula di bagian depan pub dan menyebar dengan cepat, memaksa banyak orang untuk berlari ke bagian belakang tempat tersebut, yang berisi dapur dan kamar mandi.
"Ada dua pintu keluar darurat, satu di dekat dapur. Ada peti bir yang menghalangi," kata Gubernur Bangkok Chadchart Sittipunt kepada wartawan, menambahkan bahwa ada meja yang menghalangi pintu keluar darurat lainnya, sehingga menghambat evakuasi.
"Kita perlu menunggu tim forensik untuk memeriksa tempat kejadian lebih teliti," tambahnya.
"Saya mendengar teriakan keras dari banyak orang di dalam - kekacauan terjadi," kata turis Laos, Kan Kutirat, kepada AFP.
Sebuah video kejadian yang diunggah di media sosial dan diverifikasi oleh Reuters menunjukkan asap tebal mengepul keluar dari pub, sebelum semburan api horizontal yang hebat keluar dari sebuah pintu, saat para pelanggan yang berteriak-teriak melarikan diri dari tempat tersebut sekitar tengah malam pada hari Minggu (pukul 1 pagi, Senin, waktu Singapura).
"Kami telah menemukan 27 jenazah, yang lainnya sedang dikirim ke rumah sakit," kata Perdana Menteri Anutin Charnvirakul, yang mengunjungi lokasi kejadian pada Senin pagi.
Sebanyak 63 orang lainnya terluka, 22 di antaranya kritis, dalam insiden di pub Rong Beer Na Lat Phrao dan telah dirawat di rumah sakit, kata Suriyachai Rawiwan, direktur Departemen Pencegahan dan Mitigasi Bencana Administrasi Metropolitan Bangkok.
Pub ini terletak di bagian utara Bangkok yang ramai dan terhubung dengan sistem kereta api perkotaan, berdekatan dengan dua pusat perbelanjaan dan dalam jarak berjalan kaki dari bioskop, taman-taman besar, dan pasar akhir pekan Chatuchak yang populer di kalangan wisatawan asing.
3 Fakta Kebakaran Bar di Bangkok Tewaskan 27 Orang, Pintu Darurat Terhalang
1. Pintu Darurat Terhalang
Penilaian awal menunjukkan bahwa korsleting listrik pada pendingin udara yang terletak di langit-langit menyebabkan kebakaran, kata badan penanggulangan bencana.Berdasarkan keterangan para korban selamat, para pejabat mengatakan kebakaran tersebut diduga bermula di bagian depan pub dan menyebar dengan cepat, memaksa banyak orang untuk berlari ke bagian belakang tempat tersebut, yang berisi dapur dan kamar mandi.
"Ada dua pintu keluar darurat, satu di dekat dapur. Ada peti bir yang menghalangi," kata Gubernur Bangkok Chadchart Sittipunt kepada wartawan, menambahkan bahwa ada meja yang menghalangi pintu keluar darurat lainnya, sehingga menghambat evakuasi.
"Kita perlu menunggu tim forensik untuk memeriksa tempat kejadian lebih teliti," tambahnya.
"Saya mendengar teriakan keras dari banyak orang di dalam - kekacauan terjadi," kata turis Laos, Kan Kutirat, kepada AFP.
Lihat Juga :