Konflik Laut China Selatan, China Utus Menhan Wei Temui Prabowo

Selasa, 08 September 2020 - 14:13 WIB
loading...
A A A
Malaysia cenderung tidak pernah secara terbuka mengkritik atau menyebut China di Laut China Selatan."Itu bukan gaya diplomatik Malaysia," kata Abuza. (Baca juga: Jet-jet Tempur China Berkeliaran 10 Jam di Atas Laut China Selatan )

"Apa yang kami lihat dengan Malaysia adalah bahwa mereka berbicara melalui pengajuan hukum di badan-badan PBB. Dan jika Anda membaca pengajuan terbaru mereka, (mereka) jelas sangat kritis terhadap China dan klaimnya," paparnya, yang menambahkan bahwa Malaysia terlalu kecil untuk menghadapi China sehingga mencoba menggunakan hukum internasional untuk mendukung klaimnya.

“Masalah sebenarnya Malaysia di Laut China Selatan adalah Filipina, yang melanjutkan klaimnya yang lemah atas Sabah. Hal ini mengakibatkan ASEAN benar-benar tidak dapat menemukan titik temu untuk melawan China," kata Abuza.

Kedua negara itu telah bertukar kata-kata tajam dalam beberapa pekan terakhir setelah Menteri Luar Negeri Filipina Teddy Locsin Jnr menulis di media sosial pada Juli bahwa Sabah “tidak ada di Malaysia”.

Azmi Hassan, analis politik dari Universitas Teknologi Malaysia (UTM), mengatakan meskipun kapal perang dan nelayan China melanggar zona ekonomi eksklusif Malaysia, hubungan pertahanan antara Malaysia dan China tetap sangat erat.

Dalam beberapa tahun terakhir, kata Azmi, kapal selam China telah berlabuh di pelabuhan Angkatan Laut Sepanggar di negara bagian Sabah untuk mengisi bahan bakar, dan ini diperkirakan akan terus berlanjut.

"Bukan rahasia lagi bahwa Malaysia sering menjadi tuan rumah bagi kapal perang dan kapal selam China, kecuali bahwa media lokal jarang menyoroti berita tersebut karena sensitivitasnya."

Dia mengatakan kapal perang itu terkait dengan misi Laut China Selatan dan alasan mereka diizinkan untuk berlabuh adalah untuk menunjukkan bahwa Malaysia tidak menganggap China sebagai musuh dan bahwa masalah Laut China Selatan dapat diselesaikan secara damai. (Simak juga: AS-China Memanas, Pembom Beijing Latihan Serangan di Laut China Selatan )

"China akan selalu menjadi mitra yang lebih dapat diandalkan tidak hanya dalam perdagangan tetapi semua sektor lainnya dibandingkan dengan AS...karena hubungan tersebut didasarkan pada rasa saling percaya dan keuntungan," imbuh Azmi.

Azmi mengatakan AS dipandang sebagai negara yang "kurang dapat diandalkan" karena Presiden Donald Trump, yang terlihat terlibat dalam sengketa Laut China Selatan dalam upaya untuk "mencetak poin" terhadap Presiden China Xi Jinping, bukan karena keinginan apa pun untuk melindungi Malaysia.

"Malaysia sangat waspada dengan ini. Mungkin saya sangat bias terhadap China, tapi menurut saya kenyataannya Malaysia harus lebih pragmatis karena kami adalah negara kecil," kata Azmi.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
12,9 Juta Siswa Ikuti...
12,9 Juta Siswa Ikuti Ujian Gaokao untuk Masuk Universitas di China
Ini Daftar Negara yang...
Ini Daftar Negara yang Hukum Mati dan Rampas Aset Koruptor, Bagaimana dengan Indonesia?
Presiden China Xi Jinping...
Presiden China Xi Jinping akan Kunjungi Korea Utara Pekan Depan
5 Kapal Selam Tercanggih...
5 Kapal Selam Tercanggih ASEAN: Hebat Mana Invincible Singapura vs Nagapasa Indonesia?
Sinifikasi Agama di...
Sinifikasi Agama di China Menguat, Gereja Katolik Patriotik Jadi Sorotan
6 Jet Tempur Canggih...
6 Jet Tempur Canggih yang Bakal Panaskan Langit ASEAN: F-35 Singapura hingga Rafale Indonesia
Vesak Festival 2026,...
Vesak Festival 2026, Stafsus Menag Doakan Presiden Prabowo Diberi Kekuatan Memimpin Bangsa
Laporan Media: Israel...
Laporan Media: Israel Bangun Jaringan Militer Rahasia di Azerbaijan, Dekat Perbatasan Iran
Istana Kepresidenan...
Istana Kepresidenan Slovenia Kibarkan Bendera Palestina, Singgung Genosida Gaza
Rekomendasi
Dokter Ungkap Cara Lepas...
Dokter Ungkap Cara Lepas dari Obat Darah Tinggi, Begini Caranya!
Ajakan Tobat Ekologis...
Ajakan Tobat Ekologis Menteri Jumhur Sangat Tepat dan Relevan
Marc Marquez Juara MotoGP...
Marc Marquez Juara MotoGP Hungaria 2026, Hapus Dahaga Gelar 266 Hari
Berita Terkini
Siapa Han Seong-sook?...
Siapa Han Seong-sook? PM Korea Selatan Perempuan Pimpin Transformasi AI
5 Tradisi Unik di Dunia,...
5 Tradisi Unik di Dunia, Salah Satunya Melempar Bayi di India
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Meningkat, Perang Hadir di Depan Rumah Warga Rusia
12,9 Juta Siswa Ikuti...
12,9 Juta Siswa Ikuti Ujian Gaokao untuk Masuk Universitas di China
Israel Bombardir Markas...
Israel Bombardir Markas Besar Hizbullah di Beirut
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved