Jet-jet Tempur China Berkeliaran 10 Jam di Atas Laut China Selatan
Rabu, 05 Agustus 2020 - 11:06 WIB
loading...
Beberapa pesawat jet tempur China bermanuver di atas Laut China Selatan. Foto/South China Morning Post/Weibo
A
A
A
BEIJING - Beberapa pesawat jet tempur China berkeliaran di atas Laut China Selatan selama sepuluh jam di tengah memanasnya ketegangan dengan Amerika Serikat (AS). Jet tempur Su-30 bersenjata berada di antara pesawat-pesawat yang bermanuver tersebut.
Media pemerintah china melaporkan apa yang Beijing sebut sebagai latihan militer itu pada hari Selasa (4/8/2020). Dalam manuver berjam-jam itu, satu pesawat dikirim untuk memperingatkan pesawat lain.
Haike News, aplikasi berita yang dioperasikan oleh People's Daily— corong Partai Komunis China—mem-posting video yang mengatakan Komando Teater Selatan mengirim berbagai pesawat, termasuk pesawat tempur Su-30 dan sebuah pesawat tanker pengisian bahan bakar udara ke Subi Reef, atol Laut China Selatan yang diperluas menjadi pulau buatan.
Menurut keterangan dalam video itu, latihan itu berlangsung lebih dari 10 jam dan juga melibatkan pengisian bahan bakar di udara. Kendati demikian, media itu tidak mengungkap kapan manuver itu berlangsung. (Baca: China Balas Pompeo: Laut China Selatan Bukan Hawaii-nya AS )
“Tujuan kami bukan untuk mendorong batas atau memecahkan rekor. Semua latihan kami ditujukan untuk (mempersiapkan) pertempuran yang sebenarnya," tulis media pemerintah tersebut, yang dilansir South China Morning Post, Rabu (5/8/2020).
Media pemerintah china melaporkan apa yang Beijing sebut sebagai latihan militer itu pada hari Selasa (4/8/2020). Dalam manuver berjam-jam itu, satu pesawat dikirim untuk memperingatkan pesawat lain.
Haike News, aplikasi berita yang dioperasikan oleh People's Daily— corong Partai Komunis China—mem-posting video yang mengatakan Komando Teater Selatan mengirim berbagai pesawat, termasuk pesawat tempur Su-30 dan sebuah pesawat tanker pengisian bahan bakar udara ke Subi Reef, atol Laut China Selatan yang diperluas menjadi pulau buatan.
Menurut keterangan dalam video itu, latihan itu berlangsung lebih dari 10 jam dan juga melibatkan pengisian bahan bakar di udara. Kendati demikian, media itu tidak mengungkap kapan manuver itu berlangsung. (Baca: China Balas Pompeo: Laut China Selatan Bukan Hawaii-nya AS )
“Tujuan kami bukan untuk mendorong batas atau memecahkan rekor. Semua latihan kami ditujukan untuk (mempersiapkan) pertempuran yang sebenarnya," tulis media pemerintah tersebut, yang dilansir South China Morning Post, Rabu (5/8/2020).
Lihat Juga :