41 Pesawatnya Hancur, Blogger Pro-Kremlin Sarankan Putin Serang Ukraina dengan Bom Nuklir

Rabu, 04 Juni 2025 - 21:20 WIB
loading...
A A A
Bukan hanya serangan pesawat nirawak Ukraina baru-baru ini, jauh di dalam Rusia, yang telah mempermalukan Moskow. Tak lama setelah itu, Ukraina melancarkan serangan berani lainnya terhadap jembatan strategis Kerch yang menghubungkan Rusia dengan Krimea – ketiga kalinya jalur jalan dan rel kereta api vital tersebut diserang.

Penangkapan wilayah Kursk di Rusia barat oleh pasukan Ukraina tahun lalu menimbulkan dampak pukulan kuat lainnya, membuat Kremlin berjuang untuk membebaskan tanahnya sendiri. Sementara itu, serangan pesawat nirawak mingguan, jika tidak setiap hari, terhadap infrastruktur energi dan bandara Rusia terus menyebabkan gangguan yang meluas jauh dari garis depan.

Pada saat yang sama, sekutu Ukraina secara bertahap mencabut pembatasan penggunaan senjata yang dipasok Barat terhadap Rusia, yang selanjutnya menantang apa yang dulunya diyakini sebagai garis merah Moskow.

Tentara Ukraina menggunakan Kendaraan Tempur Bradley Amerika selama operasi lintas batas Ukraina ke wilayah Kursk Rusia pada tanggal 15 Januari di Sumy, Ukraina.

Hanya sedikit yang meragukan Kremlin ingin menanggapi dengan tegas, tetapi bagaimana?

Seorang mantan menteri Rusia mengatakan kepada CNN bahwa tanggapan yang paling mungkin dilakukan oleh Moskow adalah serangan rudal konvensional dan pesawat nirawak yang lebih "biadab" terhadap kota-kota Ukraina seperti yang telah diderita rakyat Ukraina selama bertahun-tahun.

"Tidak ada jalan lain, karena Rusia tidak memiliki kapasitas untuk melancarkan serangan militer besar-besaran. Mereka tidak memiliki cukup personel untuk itu," kata Vladimir Milov, mantan wakil menteri energi yang sekarang tinggal di luar Rusia.

"Orang-orang berbicara tentang potensi penggunaan senjata nuklir dan sebagainya. Saya rasa ini tidak ada dalam pembahasan. Namun, sekali lagi, Putin telah menunjukkan berkali-kali bahwa ia menggunakan kebiadaban dan balas dendam."

Dengan kata lain, sangat tidak mungkin, tetapi opsi nuklir tidak dapat sepenuhnya diabaikan. Konflik Ukraina ini telah berubah beberapa kali secara tak terduga, termasuk invasi Rusia skala penuh pada tahun 2022.

Dan sementara Ukraina dan para pendukungnya bersuka ria atas keberhasilan operasi militer baru-baru ini, menyodok beruang Rusia yang dipermalukan dan terluka dapat menimbulkan konsekuensi yang berbahaya dan menakutkan.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh Tewaskan 8 Awak, Harganya Rp1,5 Triliun
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
WNI Dikeroyok dan Dianiaya...
WNI Dikeroyok dan Dianiaya di Malaysia, Polisi Amankan 4 Orang yang Terlibat
Nah, Trump Tiba-Tiba...
Nah, Trump Tiba-Tiba Bilang Tak Adil bagi Iran Tidak Punya Rudal Balistik
Rekomendasi
Monitoring Konsumsi...
Monitoring Konsumsi Listrik Kini Jadi Langkah Awal Efisiensi Energi
Sidang Tuntutan Dalang...
Sidang Tuntutan Dalang Pembunuhan Kacab Bank Ditunda
Efisiensi Anggaran,...
Efisiensi Anggaran, BGN Hentikan Sementara MBG saat Libur Sekolah 22 Juni-13 Juli 2026
Berita Terkini
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Infografis
Memanas, Pakistan Ancam...
Memanas, Pakistan Ancam Serang India dengan Senjata Nuklir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved