AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya

Kamis, 18 Juni 2026 - 08:37 WIB
loading...
AS Identifikasi 8 Awak...
Militer AS telah mengidentifikasi 8 awak yang tewas dalam jatuhnya pesawat pengebom nuklir B-52 di Pangkalan Udara Edwards, California. Foto/US Air Force/Tech. Sgt. Richard P. Ebensberger
A A A
CALIFORNIA - Militer Amerika Serikat (AS) telah mengidentifikasi delapan awak yang tewas dalam jatuhnya pesawat pengebom nuklir B-52 di Pangkalan Angkatan Udara Edwards, California, Senin lalu. Para korban adalah empat penerbang aktif, seorang personel cadangan, dan tiga warga sipil.

Lapangan terbang tempat Boeing B-52 Stratofortress jatuh tetap ditutup tetapi operasi pangkalan lainnya telah dilanjutkan. Penyebabnya kecelakaan tersebut belum ditentukan. Para pejabat militer AS mengatakan penyelidikan mungkin membutuhkan waktu enam bulan untuk diselesaikan.

Baca Juga: Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh di Pangkalan California, 8 Orang Tewas

Para korban tewas diidentifikasi sebagai: Kolonel Gregory Watson (53), Letnan Kolonel (Purn) Miles Middleton (50), Letnan Kolonel Gabriel Estrella (40), Mayor Alexander Davis (34), Mayor Robert Dee (40), Mayor Brad Hovey (35), Jeromy Smith (32), dan Christopher Rischar (41).

“Mereka adalah para profesional yang berdedikasi, anggota keluarga yang dicintai, dan rekan tim yang tak tergantikan,” kata Kolonel Thomas Tauer, komandan Sayap Uji ke-412 di Pangkalan Udara Edwards, dalam sebuah pernyataan, yang dikutip AP, Kamis (18/6/2026).

Watson, seorang petugas sistem senjata, dan Middleton, seorang pilot, adalah karyawan Boeing dan perusahaan tersebut mengatakan: "Kehilangan mereka sangat dirasakan di seluruh tim kami, dan hati kami tetap bersama keluarga, orang-orang terkasih, dan mereka yang bekerja bersama mereka.”

Rischar adalah seorang insinyur uji penerbangan dengan kontraktor pemerintah JT4 yang telah bekerja di Pangkalan Edwards selama 10 tahun, kata istrinya, Rebecca Rischar. Dia mengatakan bahwa suaminya senang mengunjungi museum pesawat terbang dan menunjukkan kepada kedua anak mereka, yang berusia 15 dan 14 tahun, berbagai jenis pesawat dan cara kerjanya.

Dia mengenang bagaimana ayah mertuanya, yang juga bekerja di pangkalan tersebut dan telah melihat kecelakaan itu, meneleponnya untuk bertanya apakah Christopher ikut terbang.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Dituding Minta...
Iran Dituding Minta Jeda Serangan saat Pemakaman Khamenei, Trump: Kita Serang Lagi pada Rabu Malam
2 Geng Kriminal Ditarget...
2 Geng Kriminal Ditarget Trump, Brasil: Invasi AS di Depan Mata
Trump Luapkan Kemarahan...
Trump Luapkan Kemarahan ke NATO, Ini 4 Pemicunya
AS Makin Kerdil, Pakar...
AS Makin Kerdil, Pakar Ini Sebut Eropa Kini Jadi Pemimpin Utama NATO
Timur Tengah Kembali...
Timur Tengah Kembali Membara! Serangan Drone Iran Menarget Militer AS
Iran Serang 85 Situs...
Iran Serang 85 Situs Militer AS di Bahrain dan Kuwait, Situasi Memanas Seiring Pemakaman Khamenei
Iran-AS Memanas Lagi,...
Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dunia Melonjak Lebih dari 6%
AS Rayakan Kemerdekaan...
AS Rayakan Kemerdekaan ke-250, Trump Gelar Parade dan Kembang Api Besar-Besaran
Perang Pecah Lagi, Trump:...
Perang Pecah Lagi, Trump: Saya Tak Mau Negosiasi Lagi dengan Iran
Rekomendasi
Transaksi Olein di JFX...
Transaksi Olein di JFX Naik Tembus Rp7,3 Triliun, Timah Ikut Menguat
Franka Franklin Bicara...
Franka Franklin Bicara tentang Integritas Nadiem
Sertifikasi Influencer...
Sertifikasi Influencer Kripto Dinilai Jadi Langkah Positif Bangun Ekosistem Lebih Sehat
Berita Terkini
Saat Hadapi Invasi Drone...
Saat Hadapi Invasi Drone Ukraina, Rusia Deklarasikan Perang Melawan NATO
Iran Dituding Minta...
Iran Dituding Minta Jeda Serangan saat Pemakaman Khamenei, Trump: Kita Serang Lagi pada Rabu Malam
2 Geng Kriminal Ditarget...
2 Geng Kriminal Ditarget Trump, Brasil: Invasi AS di Depan Mata
Iran dan AS Saling Serang,...
Iran dan AS Saling Serang, Trump: Gencatan Senjata Berakhir
3 Kali Serangan Rudal...
3 Kali Serangan Rudal Rusia ke Kyiv dalam Sepekan, Ukraina Makin Tak Berdaya?
Trump Luapkan Kemarahan...
Trump Luapkan Kemarahan ke NATO, Ini 4 Pemicunya
Infografis
4 Tewas dalam Aksi Penembakan...
4 Tewas dalam Aksi Penembakan Massal di 3 Tempat Berbeda di AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved