41 Pesawatnya Hancur, Blogger Pro-Kremlin Sarankan Putin Serang Ukraina dengan Bom Nuklir

Rabu, 04 Juni 2025 - 21:20 WIB
loading...
A A A
Baca Juga: Aliansi Eropa - Yahudi di Ujung Tanduk

Sebenarnya, ada beberapa alasan yang mengkhawatirkan untuk menganggap kemungkinan kecil tanggapan Rusia yang menghancurkan sedikit lebih serius kali ini.

Pertama, beberapa pakar Rusia telah mengomentari bagaimana penghancuran sejumlah besar pesawat pengebom nuklir strategis Rusia oleh Ukraina dapat ditafsirkan sebagai pelanggaran ambang batas nuklir resmi Moskow.

Doktrin nuklir Kremlin yang baru-baru ini diperbarui – yang menetapkan persyaratan untuk peluncuran – menyatakan bahwa setiap serangan terhadap infrastruktur militer yang “sangat penting” yang “mengganggu tindakan respons oleh pasukan nuklir” dapat memicu pembalasan nuklir.

Operasi Ukraina merupakan “dasar untuk serangan nuklir,” kata Vladmir Solovyov, pembawa acara yang berapi-api di TV pemerintah Rusia, yang menyerukan serangan terhadap kantor kepresidenan Ukraina di Kyiv, dan sekitarnya.

Apa pun legalitasnya, hambatan bagi respons nuklir Rusia tetap tinggi dan serangan semacam itu kemungkinan akan diabaikan di kalangan Kremlin sebagai tindakan berlebihan yang tidak praktis.

Sebagai permulaan, hal itu akan merusak hubungan dengan mitra dagang utama Rusia seperti Tiongkok dan India, serta memicu potensi aksi militer terhadap pasukan Rusia.

Korban massal yang tak terelakkan pasti akan mengundang cemoohan universal, yang semakin mengisolasi Rusia di panggung internasional.

Namun, inilah masalahnya: Kremlin mungkin sekarang merasakan tekanan yang luar biasa untuk memulihkan pencegahan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh Tewaskan 8 Awak, Harganya Rp1,5 Triliun
Presiden Belarusia:...
Presiden Belarusia: Lobi Yahudi Menipu Putin
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh di Pangkalan California, 8 Orang Tewas
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Laporan Media: UEA Cairkan...
Laporan Media: UEA Cairkan Miliaran Dolar untuk Iran agar Tak Jadi Sasaran Serangan
Restoran Pizza Hut Dijual...
Restoran Pizza Hut Dijual Rp47,8 Triliun, Ini Pemilik Barunya
Rekomendasi
Biaya Haji Tahun 2027...
Biaya Haji Tahun 2027 Turun? Begini Penjelasan Kemenhaj
Dikhianati Suami, Shiena...
Dikhianati Suami, Shiena Bangkit Bongkar Perselingkuhan di Microdrama V+Short Replaceable
PB PMII Serukan Persatuan...
PB PMII Serukan Persatuan Nasional, Kembalikan Intelektualitas Jadi Navigasi Gerakan
Berita Terkini
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Infografis
AS Mengakui Perang Ukraina...
AS Mengakui Perang Ukraina Adalah Perang Proksi AS dengan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved