Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:04 WIB
loading...
Trump Bilang Israel...
Presiden Donald Trump menyatakan Israel tak berhak mengkritik kesepakatan yang dicapai AS dan Iran. Foto/White House
A A A
PARIS - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan bahwa Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu tidak berhak mengkritik nota kesepahaman (MoU) Amerika dan Iran yang ditandatanganinya. Sebab, Israel telah menarik diri dari operasi gabungan untuk membunuh jenderal top Iran, Qassem Soleimani, pada tahun 2020.

Trump menyampaikan hal itu dalam konferensi pers di sela-sela KTT G7 di Prancis pada hari Rabu. Kesempatan tersebut dimanfaatkan Trump untuk mengkritik keras Israel—sesuatu yang telah menjadi kebiasaannya dalam beberapa hari terakhir di tengah frustrasi dengan tindakan militer Zionis dalam perang melawan Hizbullah, yang telah membahayakan negosiasi AS-Iran.

Baca Juga: Trump: AS Harus Kembalikan Uang Iran atau Kepercayaan Dunia pada Dolar Rusak

Presiden Amerika tersebut memulai dengan mengulangi kritiknya terhadap Israel karena menarik diri dari operasi gabungan dengan AS pada tahun 2020 untuk membunuh Jenderal Soleimani, yang merupakan komandan Pasukan Quds—pasukan elite dari Korps Garda Revolusi Islam (IRGC).

Trump telah menceritakan kisah tersebut berulang kali di masa lalu, tetapi sebagian besar berhenti setelah dia menjadi calon presiden dari Partai Republik pada tahun 2024, di mana pada saat itu hubungannya dengan Netanyahu membaik secara substansial.

“Israel sangat baik kepada saya, tetapi mereka tidak ingin melakukan serangan itu,” kata Trump, yang dilansir Times of Israel, Kamis (18/6/2026).

“Mereka sudah siap pada malam sebelum serangan. Kemudian [Israel memberi tahu] saya bahwa mereka tidak ingin melakukannya,” imbuh Trump, mengeklaim bahwa dia memutuskan untuk melanjutkan operasi tersebut sendirian.

Dia kemudian menyerang para kritikus yang menurutnya menyerukan agar dia terus mengebom Iran, alih-alih menandatangani perjanjian untuk mengakhiri perang.

“Untuk semua yang disebut genius yang ingin menunjukkan betapa pintarnya mereka, tanyakan kepada mereka mengapa mereka tidak meledakkan Jenderal Soleimani,” kata Trump, merujuk pada Israel.

Trump kemudian mengulangi kritiknya terhadap Netanyahu atas serangan Israel terhadap Hizbullah.

“Bibi Netanyahu kebetulan adalah orang baik, tetapi terkadang dia sedikit terlalu bersemangat,” kata Trump, sambil tetap menyebutnya sebagai “perdana menteri yang luar biasa".

“Kita memiliki sedikit perselisihan tentang Lebanon. Saya katakan, ‘Anda bisa sedikit lebih lunak, Bibi. Anda tidak perlu merobohkan bangunan setiap kali seseorang dari Hizbullah masuk ke dalamnya',” kata Trump.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bagaimana Iran Menggunakan...
Bagaimana Iran Menggunakan Strategi Ubur-ubur untuk Menjatuhkan Jet Tempur AS?
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Kontroversi Piala Dunia...
Kontroversi Piala Dunia 2026: Iran Kecam Pejabat AS yang Ejek Kegagalan Team Melli
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Bertambah Jadi 1.719 Orang, Ribuan Masih Hilang
Kalahkan Jerman di Piala...
Kalahkan Jerman di Piala Dunia, Paraguay Umumkan Hari Libur Nasional
Rekomendasi
Hakim: Kerugian Negara...
Hakim: Kerugian Negara Akibat Kasus Chromebook Nadiem Rp1,5 Triliun
Tak Hanya Andalkan Teknologi,...
Tak Hanya Andalkan Teknologi, KAI Bangun Loyalitas via Pelayanan Berkualitas
Berjasa Besar bagi Bahasa...
Berjasa Besar bagi Bahasa dan Budaya, Sutan Takdir Alisjahbana Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional
Berita Terkini
Rusia Sedang Dibakar...
Rusia Sedang Dibakar Ukraina, Putin Tidak Akan Gentar
Bagaimana Iran Menggunakan...
Bagaimana Iran Menggunakan Strategi Ubur-ubur untuk Menjatuhkan Jet Tempur AS?
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Infografis
6 Strategi Iran Memperpanjang...
6 Strategi Iran Memperpanjang Durasi Perang dengan AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved