Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh Tewaskan 8 Awak, Harganya Rp1,5 Triliun

Selasa, 16 Juni 2026 - 09:23 WIB
loading...
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat pengebom nuklir B-52 AS jatuh di Pangkalan Angkatan Udara Edwards, California, tewaskan 8 awaknya. Harga pesawat ini lebih dari Rp1,5 triliun. Foto/CBS/USAF
A A A
CALIFORNIA - Pesawat pengebom B-52 Stratofortress Angkatan Udara Amerika Serikat (AS) yang mampu membawa bom nuklir telah jatuh di Pangkalan Angkatan Udara Edwards, California, Senin pagi waktu setempat. Insiden pesawat seharga USD85 juta (lebih dari Rp1,5 triliun) ini menewaskan delapan orang awaknya.

Awan asap hitam besar membumbung ke langit di atas Kern County setelah pesawat militer jumbo itu jatuh menghantam tanah tak lama setelah lepas landas.

Baca Juga: Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh di Pangkalan California, 8 Orang Tewas

Foto dan video yang diambil dari lokasi kejadian menunjukkan sisa-sisa pesawat yang masih berasap dengan area hangus besar di lokasi jatuhnya pesawat.

Beberapa jam setelah kecelakaan, pangkalan tersebut mengumumkan delapan orang tewas dalam kecelakaan.

“Sebuah pesawat B-52 Stratofortress Angkatan Udara yang membawa delapan orang dalam misi uji rutin jatuh hari ini tak lama setelah lepas landas pukul 11.20 pagi. Indikasi awal menunjukkan bahwa kecelakaan itu tidak dapat diselamatkan. Personel tanggap darurat berada di lokasi kejadian, dan para pejabat sedang berupaya untuk memastikan keberadaan semua personel,” bunyi pernyataan Pangkalan Angkatan Udara Edwards.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Dituding Minta...
Iran Dituding Minta Jeda Serangan saat Pemakaman Khamenei, Trump: Kita Serang Lagi pada Rabu Malam
2 Geng Kriminal Ditarget...
2 Geng Kriminal Ditarget Trump, Brasil: Invasi AS di Depan Mata
Trump Luapkan Kemarahan...
Trump Luapkan Kemarahan ke NATO, Ini 4 Pemicunya
AS Makin Kerdil, Pakar...
AS Makin Kerdil, Pakar Ini Sebut Eropa Kini Jadi Pemimpin Utama NATO
Timur Tengah Kembali...
Timur Tengah Kembali Membara! Serangan Drone Iran Menarget Militer AS
Iran Serang 85 Situs...
Iran Serang 85 Situs Militer AS di Bahrain dan Kuwait, Situasi Memanas Seiring Pemakaman Khamenei
Iran-AS Memanas Lagi,...
Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dunia Melonjak Lebih dari 6%
Aksi Nekat Melamar di...
Aksi Nekat Melamar di Puncak Gedung Empire State, Pasangan Rusia Ditangkap
Perang Pecah Lagi, Trump:...
Perang Pecah Lagi, Trump: Saya Tak Mau Negosiasi Lagi dengan Iran
Rekomendasi
Pasar Saham RI Terancam...
Pasar Saham RI Terancam Turun Kelas, Modal Asing Bisa Kabur Rp3,6 Triliun
Kunci Konvensional Mulai...
Kunci Konvensional Mulai Ditinggalkan, Eazy Lock E1 dan Premium Lock L1 Jadi Standar Baru Keamanan Rumah
Bongkar: Tidur Sambil...
Bongkar: Tidur Sambil Duduk? Dandy Panjawi Bongkar Kebiasaan Unik yang Bikin Azia Riza Melongo!
Berita Terkini
Iran Dituding Minta...
Iran Dituding Minta Jeda Serangan saat Pemakaman Khamenei, Trump: Kita Serang Lagi pada Rabu Malam
2 Geng Kriminal Ditarget...
2 Geng Kriminal Ditarget Trump, Brasil: Invasi AS di Depan Mata
Iran dan AS Saling Serang,...
Iran dan AS Saling Serang, Trump: Gencatan Senjata Berakhir
3 Kali Serangan Rudal...
3 Kali Serangan Rudal Rusia ke Kyiv dalam Sepekan, Ukraina Makin Tak Berdaya?
Trump Luapkan Kemarahan...
Trump Luapkan Kemarahan ke NATO, Ini 4 Pemicunya
AS Makin Kerdil, Pakar...
AS Makin Kerdil, Pakar Ini Sebut Eropa Kini Jadi Pemimpin Utama NATO
Infografis
J-36 China Diklaim Bisa...
J-36 China Diklaim Bisa Pecundangi Pesawat Pengebom B-21 AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved