Media Asing Soroti Mantan Teroris Bom Bali Umar Patek Buka Kedai Kopi

Selasa, 03 Juni 2025 - 12:31 WIB
loading...
Media Asing Soroti Mantan...
Mantan terpidana teroris kasus Bom Bali 2002, Umar Patek, membuka kedai kopi. Foto/South China Morning Post
A A A
JAKARTA - Media-media asing mengulas perubahan hidup mantan terpidana kasus Bom Bali 2002 Umar Patek setelah dia membuka kedai kopi di Surabaya. Para warga Australia kerabat korban bom tersebut masih mempertanyakan apakah mantan teroris itu benar-benar sudah bertobat.

Sebanyak 202 orang, termasuk 88 warga Australia, tewas dalam serangan bom di dua kelab malam di Kuta, Bali, pada 12 Oktober 2002. Selain itu, 240 orang lainnya terluka.

Umar Patek menjadi buron selama hampir satu dekade dan akhirnya dilacak di Pakistan pada tahun 2011 hingga akhirnya ditangkap. Dia dijatuhi hukuman 20 tahun penjara pada tahun 2012, tetapi dibebaskan dari penjara di Indonesia dengan pembebasan bersyarat pada bulan Desember 2022 setelah menjalani hukuman 11 tahun. Pembebasan lebih awal tersebut dikecam oleh pejabat Australia.

Baca Juga: Dalang Bom Bali Umar Patek Dibebaskan, Publik Australia Marah

Sekarang, dia membuka usaha kopi yang diberi nama "Kopi RAMU 1996 by Umar Patek".

Umar Patek bercerita kepada This Week in Asia dari South China Morning Post tentang usaha kopinya.

"Sebelumnya, saya dikenal karena sesuatu yang menyakiti dunia," katanya. "Sekarang saya telah memilih jalan yang berbeda."

Hedon Estate, sebuah restoran di Surabaya telah membantu Umar Patek meluncurkan bisnis tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Profil Sheikh Miqdad,...
Profil Sheikh Miqdad, Ulama Palestina yang Ditangkap Pasukan Indonesia dan Dikhawatirkan Diserahkan ke Israel
Ditangkap Pasukan Indonesia,...
Ditangkap Pasukan Indonesia, Ulama Palestina Sheikh Miqdad Dikhawatirkan Akan Diserahkan ke Israel
Dana Pensiun ASN Malaysia...
Dana Pensiun ASN Malaysia Rp717 Miliar Lenyap dalam Skandal eFishery, KPK Negeri Jiran Turun Tangan
100 Jet Tempur dari...
100 Jet Tempur dari 20 Negara Bersiap Latihan Perang di Australia, Indonesia Kirim T-50I Golden Eagle
10 Danau Terjernih di...
10 Danau Terjernih di Dunia, Nomor 7 dari Indonesia
Terungkap, Gempa Dahsyat...
Terungkap, Gempa Dahsyat Sumatra Sebabkan Singapura Tenggelam Secara Bertahap
93 Proyek Hidrogen Siap...
93 Proyek Hidrogen Siap Dikembangkan di Indonesia, Nilainya Tembus Rp32 Triliun
Feri Tua Membawa 133...
Feri Tua Membawa 133 Orang Terbalik di Pantai Atlantik, 66 Orang Masih Hilang
Presiden Nikaragua Daniel...
Presiden Nikaragua Daniel Ortega Hapus Pemilu di Negaranya, Ini Alasannya
Rekomendasi
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
Berita Terkini
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
Serangan AS ke Iran...
Serangan AS ke Iran Tak Punya Strategi, Apakah Trump Sudah Putus Asa?
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
Infografis
Dewan Penasihat Danantara...
Dewan Penasihat Danantara Diisi Tokoh Asing, Ada Mantan PM Thailand
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved