Pangeran Harry Klaim Dapat Ancaman Pembunuhan dari al-Qaeda

Rabu, 09 April 2025 - 06:41 WIB
loading...
A A A
Dalam pernyataan tertulis, pengacara tersebut menyoroti ancaman yang dibuat terhadap sang pangeran.

"Al-Qaeda baru-baru ini menyerukan agar (Harry) dibunuh," katanya, seperti dikutip dari AFP, Rabu (9/4/2025).

"Dia dan Meghan terlibat dalam pengejaran mobil yang berbahaya dengan paparazzi di New York City pada Mei 2023," lanjut pengacara tersebut, tanpa memberikan rincian lengkap.

Harry dikritik secara luas ketika dalam otobiografinya "Spare" dia mengeklaim telah membunuh 25 orang di Afghanistan, yang memicu kemarahan dari Taliban.

Harry telah lama dihantui oleh kematian ibunya, Putri Diana, yang tewas dalam kecelakaan mobil berkecepatan tinggi di Paris pada tahun 1997 saat dia mencoba melarikan diri dari fotografer paparazzi.

Harry dan Meghan telah memulai hidup baru di California dan sekarang sebagian besar terasing dari keluarga kerajaan.

Namun sang pangeran mengatakan masalah keamanan telah menghambat kemampuannya untuk mengunjungi Inggris, dan perjalanannya biasanya singkat.

Dalam pengajuan tertulis, pengacara Harry mengatakan Pangeran Harry dan Meghan merasa dipaksa untuk mundur dari tugas-tugas kerajaan garis depan karena mereka menganggap mereka tidak dilindungi oleh institusi tersebut.

Perjuangan hukum sang pangeran berpusat pada keputusan Februari 2020 untuk menurunkan keamanannya, yang dibuat oleh Kementerian Dalam Negeri dan sebuah komite yang menangani perlindungan bangsawan dan tokoh masyarakat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Ingin Terus Serang...
Trump Ingin Terus Serang Iran dari Pangkalan Militer Inggris
6 Misi Pasukan Khusus...
6 Misi Pasukan Khusus yang Memicu Malapetaka, 2 Negara Adidaya Pernah Tumbang
Tugas Berat PM Inggris...
Tugas Berat PM Inggris Baru, Memutuskan Apa yang Terjadi jika Ada Perang Nuklir
Mengapa Inggris Tolak...
Mengapa Inggris Tolak Serahkan 31 Ton Emas Venezuela? Padahal Maduro Sudah Lengser
Apa Arti Las Malvinas...
Apa Arti 'Las Malvinas Son Argentinas'? Slogan yang Dikibarkan Timnas Argentina Ternyata Menyimpan Luka Sejarah 200 Tahun
Kronologi Venezuela...
Kronologi Venezuela Simpan 31 Ton Emas di Bank of England tapi Tak Bisa Diambil
Bukan Pelajaran, Ini...
Bukan Pelajaran, Ini Tantangan Terbesar Pangeran George di Sekolah Baru
Serangan Rudal Iran...
Serangan Rudal Iran Hantam Pangkalan Militer di Yordania, Korban Jiwa Tentara AS Bertambah
Ini Alasan Wali Kota...
Ini Alasan Wali Kota New York Mamdani Bersikeras Tangkap Netanyahu
Rekomendasi
Gantikan Febrie Adriansyah,...
Gantikan Febrie Adriansyah, Kuntadi Diharapkan Pulihkan Kepercayaan Publik
Bangun Harapan dari...
Bangun Harapan dari Wilayah 3T, PNM Peduli Tingkatkan Fasilitas SD Inpres Wae Moto
PSN Papua Perkuat Pemerataan...
PSN Papua Perkuat Pemerataan Pembangunan Indonesia
Berita Terkini
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Kemenangan Besar bagi Riyadh
AS Ancam Malaysia setelah...
AS Ancam Malaysia setelah Anwar Ibrahim Ingin Usir Seluruh Warga Israel
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Ditangkap Pasukan Indonesia,...
Ditangkap Pasukan Indonesia, Ulama Palestina Sheikh Miqdad Dituduh Rencanakan Pengeboman 7 Negara
3 Tentara AS Tewas Diserang...
3 Tentara AS Tewas Diserang Rudal Iran, Trump Salahkan Yordania
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Infografis
4 Kombes Pol Pecah Bintang...
4 Kombes Pol Pecah Bintang usai Dapat Promosi Jabatan dari Kapolri
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved