Militer Israel Bunuh Juru Bicara Hamas saat Serangan Brutal di Gaza

Kamis, 27 Maret 2025 - 14:41 WIB
loading...
Militer Israel Bunuh...
Juru bicara Hamas Abdel-Latif al-Qanoua. Foto/nournews.ir
A A A
GAZA - Seorang juru bicara Hamas tewas akibat serangan udara Israel di Gaza utara, menurut laporan media setempat.

Militer Israel melanjutkan serangan barunya di daerah kantong yang terkepung itu.

Juru bicara Hamas Abdel-Latif al-Qanoua tewas ketika jet tempur Israel mengebom tempat perlindungan tendanya di kota utara Jabalia pada Kamis dini hari (27/3/2025), menurut televisi Al-Aqsa dan Kantor Berita Shehab.

“Beberapa orang lainnya terluka dalam serangan itu, termasuk anak-anak,” ungkap Hind Khoudary, koresponden Al Jazeera di Gaza.

Khoudary mengatakan serangan itu adalah salah satu dari beberapa serangan yang dilakukan militer Israel di seluruh Jalur Gaza selama beberapa jam terakhir, termasuk serangan terhadap satu rumah di daerah as-Saftawi di Kota Gaza, yang menewaskan enam anggota keluarga yang sama.

Pada tanggal 18 Maret, Israel tiba-tiba mengakhiri gencatan senjata dua bulan yang rapuh saat melanjutkan kampanye pemboman dan operasi darat yang intens di Gaza.

Israel telah membunuh ratusan warga sipil Palestina dalam upaya menekan Hamas agar membebaskan tawanan yang tersisa di daerah kantong yang dilanda perang itu.

Beberapa pejabat senior Hamas juga telah terbunuh selama sepekan terakhir. Pada hari Minggu, serangan udara Israel di Rumah Sakit Nasser di Khan Younis di Gaza selatan menewaskan lima orang, termasuk Ismail Barhoum, kepala keuangan dan lembaga di kantor politik Hamas.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Israel Serang Kota di...
Israel Serang Kota di Lebanon yang Namanya Disebut dalam Alkitab
Dewan Pers Minta Pemerintah...
Dewan Pers Minta Pemerintah Tempuh Jalur Diplomatik Bebaskan Jurnalis yang Ditangkap Israel
AS Kembali Gempur Iran...
AS Kembali Gempur Iran Usai Insiden Helikopter Apache di Selat Hormuz
AS Ancam Serang Infrastruktur...
AS Ancam Serang Infrastruktur Iran, Presiden Pezeshkian: Mereka Putus Asa!
Rekomendasi
Makin Mudah Berinvestasi,...
Makin Mudah Berinvestasi, Pegadaian dan KSEI Gandeng Tangan Kembangkan ETF Emas
Diperiksa Terkait Kasus...
Diperiksa Terkait Kasus Hanania Travel, Cut Meyriska dan Roger Danuarta Serahkan Bukti ke Polisi
Mahasiswa Aliansi UNJ...
Mahasiswa Aliansi UNJ Melawan Turun ke Jalan, Ini Tuntutannya
Berita Terkini
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Infografis
10 Radar Militer Terbaik...
10 Radar Militer Terbaik di Dunia, Sudah Teruji di Medan Perang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved