Trump Kirim Surat Permintaan Perundingan Nuklir, Iran Tolak Mentah-mentah

Senin, 31 Maret 2025 - 06:05 WIB
loading...
Trump Kirim Surat Permintaan...
Iran tolak perundingan nuklir dari Presiden AS Donald Trump. Foto/Press TV
A A A
TEHERAN - Teheran mengesampingkan perundingan langsung dengan Washington sebagai tanggapan atas surat terbaru Presiden Donald Trump yang menyarankan perundingan tentang program nuklir Iran .

"Tindakan AS telah merusak kepercayaan antara kedua negara dan itu perlu dipulihkan terlebih dahulu," kata Presiden Masoud Pezeshkian, dilansir RT.

"Masalah perundingan langsung antara kedua pihak telah ditolak. Namun telah disebutkan bahwa jalur perundingan tidak langsung terbuka," kata presiden Iran dalam rapat kabinet pada hari Minggu.

Presiden AS mengungkapkan pada awal Maret bahwa ia telah mengirim surat kepada pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, yang menyarankan agar perundingan dibuka kembali. AS secara sepihak menarik diri dari perjanjian internasional sebelumnya tentang program nuklir Iran selama masa jabatan pertama Trump pada tahun 2018.

Washington kemudian memberlakukan kembali sanksi terhadap Teheran, yang mendorong Republik Islam tersebut untuk secara bertahap mengurangi komitmennya berdasarkan kesepakatan tahun 2015 yang dikenal sebagai Rencana Aksi Komprehensif Bersama.

Baca Juga: Mengapa Ukraina dan AS Kalah 5-0 dalam Perundingan dengan Rusia?

“Iran tidak pernah menghindari negosiasi, [tetapi ketidakpatuhan AS] telah menciptakan masalah di jalur ini, yang harus dikompensasi, dan kepercayaan harus dibangun kembali. Perilaku Amerikalah yang menentukan jalannya negosiasi,” kata Pezeshkian. Menurut presiden, tanggapan tersebut diserahkan kepada AS melalui Oman dan telah diterima oleh Washington.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Ini Teks Resmi 14 Poin...
Ini Teks Resmi 14 Poin Kesepakatan Damai AS dan Iran
Kesepakatan Iran Mencakup...
Kesepakatan Iran Mencakup Dana Rp5.327 Triliun, Setengahnya Sudah Jadi Komitmen
Kapal Tanker Ketiga...
Kapal Tanker Ketiga Pembawa Minyak Iran Keluar dari Garis Blokade AS
Iran Kecam Perlakuan...
Iran Kecam Perlakuan Buruk AS di Piala Dunia: Tim yang Paling Ditindas
Dokumen Rahasia Bocor!...
Dokumen Rahasia Bocor! Qatar Diam-diam Tawarkan Kesepakatan Gelap ke Iran
Skandal Kerajaan, Putra...
Skandal Kerajaan, Putra dari Putri Mahkota Norwegia Divonis Penjara atas Tuduhan Pemerkosaan
Tak Hanya Elon Musk,...
Tak Hanya Elon Musk, Kekayaan Pangeran Saudi Ikut Melonjak Berkat IPO SpaceX
Rekomendasi
Dua Kali Berturut PINTU...
Dua Kali Berturut PINTU Raih Penghargaan Kepatuhan Hukum
KPK Telusuri Dugaan...
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus Kuota Haji dari Kemenag ke Pansus DPR
Belajar dari Inggris,...
Belajar dari Inggris, Tembakau Alternatif Bisa Hentikan Kebiasaan Merokok
Berita Terkini
Mengapa Kekejaman Israel...
Mengapa Kekejaman Israel di Lebanon Bisa Picu Pembalasan dari Iran?
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved