9 Orang Akan Dideportasi AS karena Bela Palestina
Sabtu, 29 Maret 2025 - 13:09 WIB
loading...
Rumeysa Ozturk ditangkap karena membela Palestina. Foto/newsweek
A
A
A
WASHINGTON - Pemerintahan Presiden Donald Trump berencana mendeportasi warga negara non-Amerika Serikat (AS) yang memiliki pandangan pro-Palestina atau yang dianggap kritis terhadap perang Israel di Gaza.
Berikut adalah daftar orang-orang yang menjadi target pemerintah AS:
Khalil ditangkap karena protes pro-Palestina di Universitas Columbia. Dia menikah dengan warga negara Amerika dan memegang kartu hijau.
Mahasiswa Turki itu ditahan setelah dia ikut menulis opini di surat kabar mahasiswa Universitas Tufts.
Seorang hakim telah memerintahkan agar mahasiswa Korea-Amerika di Universitas Columbia itu tidak ditahan sampai gugatan hukumnya terhadap deportasi disidangkan di pengadilan.
Sarjana Georgetown dari India, yang memegang visa yang sah, ditangkap karena unggahan di media sosial.
Pihak berwenang mengatakan Kordia adalah warga Palestina dan ditangkap di dekat protes di Universitas Columbia.
Berikut adalah daftar orang-orang yang menjadi target pemerintah AS:
1. Mahmoud Khalil
Khalil ditangkap karena protes pro-Palestina di Universitas Columbia. Dia menikah dengan warga negara Amerika dan memegang kartu hijau.
2. Rumeysa Ozturk
Mahasiswa Turki itu ditahan setelah dia ikut menulis opini di surat kabar mahasiswa Universitas Tufts.
3. Yunseo Chung
Seorang hakim telah memerintahkan agar mahasiswa Korea-Amerika di Universitas Columbia itu tidak ditahan sampai gugatan hukumnya terhadap deportasi disidangkan di pengadilan.
4. Badar Khan Suri
Sarjana Georgetown dari India, yang memegang visa yang sah, ditangkap karena unggahan di media sosial.
5. Leqaa Kordia
Pihak berwenang mengatakan Kordia adalah warga Palestina dan ditangkap di dekat protes di Universitas Columbia.
Lihat Juga :