alexametrics

AS Bersiap Hadapi Skenario Terburuk Wabah Virus Corona

loading...
AS Bersiap Hadapi Skenario Terburuk Wabah Virus Corona
Seorang wanita memakai masker di Chinatown, Chicago, Illinois, Amerika Serikat. Foto/REUTERS/Kamil Krzaczynski
A+ A-
WASHINGTON - Para pejabat kesehatan Amerika Serikat (AS) menyatakan mereka bersiap untuk kemungkinan penyebaran virus corona baru (Covid-19) melalui sejumlah komunitas yang akan memaksa penutupan sekolah dan bisnis.

AS belum melihat penyebaran virus itu pada komunitas seperti yang terjadi di China bagian tengah pada akhir Desember. "Namun otoritas kesehatan AS menyiapkan personil medis untuk risiko itu," papar Nancy Messonnier, pejabat Pusat Kontrol dan Pencegahan Penyakit (CDC).

Dalam beberapa pekan mendatang, jika virus mulai menyebar melalui komunitas AS, otoritas kesehatan ingin siap menerapkan penutupan sekolah dan bisnis seperti yang dilakukan di negara-negara Asia untuk mengatasi penyakit itu.



"Kami tidak melihat penyebaran melalui komunitas di AS, tapi itu sangat mungkin, bahkan diperkirakan, itu mungkin dapat terjadi," papar Messonnier.

Dia menambahkan, "Tujuan kami untuk memperlambat penyebaran virus itu di AS. Ini memberi kami waktu lebih banyak untuk menyiapkan komunitas pada lebih banyak kasus dan kemungkinan penyebaran wabah."

CDC menerapkan beberapa langkah untuk memastikan garis depan pekerja pelayanan kesehatan AS memiliki persediaan yang dibutuhkan, melalui kerja sama dengan bisnis, rumah sakit, farmasi dan manufaktur serta distributor untuk apa yang mereka bisa siapkan.

Organisasi Kesehatan Dunia telah memperingatkan agar semua celah dalam mengatasi penyebaran wabah yang telah menewaskan lebih dari 2.200 orang tersebut segera ditutup.

Saat ini wabah itu telah menyebar ke 26 negara dengan kluster terbesar di Korea Selatan dan wabah terbaru di Iran, Lebanon dan Italia.

"Jika kita lakukan dengan baik, kita dapat menghindari krisis serius apa pun, tapi jika kita menyia-nyiakan peluang maka kita akan memiliki masalah serius di tangan kita," ujar Kepala WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus di Jenewa.
(sfn)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak