Adakah Hubungan antara Kaledonia Baru dan Prancis?

Senin, 20 Mei 2024 - 21:40 WIB
loading...
Adakah Hubungan antara...
Kaledonia Baru memiliki hubungan yang kompleks dan rumit dengan Prancis. Foto/Reuters
A A A
PARIS - Ambisi Presiden Prancis Emmanuel Macron untuk memperdalam pengaruh Prancis di Pasifik, tempat China memperluas hubungan keamanannya, dapat terancam oleh respons keras terhadap kerusuhan sipil di Kaledonia Baru, Pasifik.

Kerusuhan mematikan meletus minggu ini di kalangan penduduk asli Kanak, setelah Paris mengubah peraturan pemungutan suara untuk memungkinkan lebih banyak warga Prancis untuk bergabung dalam daftar pemilih di wilayah Pasifik. Kekerasan dan kedatangan ratusan polisi dari Paris menghidupkan kembali kepekaan regional terhadap kolonialisme.

Adakah Hubungan antara Kaledonia Baru dan Prancis?

1. Pengaruh Prancis di Kaledonia Baru Diganggu China

Adakah Hubungan antara Kaledonia Baru dan Prancis?

Foto/Reuters

Analis dari Australian National University Pacific, Graeme Smith, mengatakan tindakan keras yang dilakukan polisi Prancis di Noumea dapat memperkuat persenjataan China atas warisan kolonial negara-negara Barat di Pasifik – yang mencakup uji coba nuklir Prancis dan Amerika.

“Ini akan berjalan sangat baik karena China telah menemukan beberapa sejarah kolonial di Pasifik,” katanya.

Beijing telah berupaya memperdalam hubungan keamanannya di Kepulauan Pasifik, yang berlokasi strategis antara Amerika Serikat dan Asia, dengan keberhasilan yang beragam.

Setelah membuat pakta keamanan dengan Kepulauan Solomon pada tahun 2022 yang membuat Washington khawatir, Beijing gagal mencapai kesepakatan perdagangan dan keamanan di seluruh Pasifik.

China mengalihkan perhatian dan dukungan finansial ke sub-kelompok, Melanesian Spearhead Group, yang dibentuk pada tahun 1986 untuk mendukung dekolonisasi negara-negara Melanesia yang masih berada di bawah kekuasaan kolonial, terutama Front de Liberation Nationale Kanak et Socialiste (FLNKS) di Kaledonia Baru.

Anggota-anggotanya, Papua Nugini, Fiji, Vanuatu, dan Kepulauan Solomon, berada di pusat perebutan pengaruh antara Tiongkok dan A.S. serta sekutunya, termasuk Australia dan Prancis.

Pada bulan Juli, Macron melakukan kunjungan pertama ke Vanuatu oleh pemimpin erancis sejak negara tersebut memperoleh kemerdekaan dari Prancis dan Inggris pada tahun 1980, dalam pidatonya ia memperingatkan menentang “imperialisme baru” China.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
Dominasi Pizza Hut Memudar...
Dominasi Pizza Hut Memudar hingga Dilego Pemilik Rp47,8 Triliun
Rekomendasi
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
Frans Antoni Pengendali...
Frans Antoni Pengendali Uang Fredy Pratama Digiring ke Bareskrim usai Ditangkap di Malaysia
Di Hadapan Pimpinan...
Di Hadapan Pimpinan DPR, Mahasiswa Minta Pemerintah Tak Mainkan Isu Perut Rakyat
Berita Terkini
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved