Ilmuwan Laboratorium Wuhan Sebut Covid-19 Virus Buatan Manusia yang Didanai AS

Minggu, 04 Desember 2022 - 07:07 WIB
loading...
Ilmuwan Laboratorium...
Ilmuwan yang bekerja di Laboratorium Wuhan, Andrew Huff, menyebut Covid-19 buatan manusia. Foto/Kolase/Sindonews
A A A
LONDON - Seorang ilmuwan yang bekerja di laboratorium penelitian kontroversial di China mengklaim bahwa Covid-19 adalah virus buatan manusia yang bocor dari fasilitas tersebut.

Andrew Huff, yang bekerja untuk organisasi nirlaba berbasis di New York yang mempelajari virus, mengatakan Covid bocor dari Institut Virologi Wuhan di China dua tahun lebih lalu dan menyalahkan pihak berwenang sebagai "kegagalan intelijen terbesar AS sejak 9/11," seperti dilaporkan media Inggris The Sun Inggris.

Laboratorium tersebut telah menjadi pusat perdebatan sengit tentang asal-usul Covid-19, dengan pejabat pemerintah China dan personel laboratorium menyangkal bahwa virus tersebut bocor dari fasilitas tersebut.

Huff, seorang ahli epidemiologi, mengatakan dalam buku barunya, “The Truth About Wuhan,” bahwa pandemi tersebut adalah hasil dari pendanaan virus Corona oleh pemerintah Amerika Serikat (AS) di China.

Dia mengatakan bahwa percobaan peningkatan fungsi China dilakukan dengan keamanan yang lemah, yang menyebabkan kebocoran di laboratorium Wuhan.

Baca: Laboratorium Covid Inggris Lakukan Kesalahan, Kemungkinan Sebabkan 20 Orang Meninggal
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
Iran Balas Bombardir...
Iran Balas Bombardir 18 Target Militer AS, Termasuk Sistem Rudal Patriot
Seperempat Laga Piala...
Seperempat Laga Piala Dunia 2026 Berisiko Tinggi
Helikopter Apache AS...
Helikopter Apache AS Jatuh di Dekat Selat Hormuz
Iran Gempur 22 Pangkalan...
Iran Gempur 22 Pangkalan AS di Timur Tengah termasuk Hanggar Jet Tempur F-35
Rekomendasi
Prabowo Bakal Bertemu...
Prabowo Bakal Bertemu JK
ARMY Syok! Harga Hotel...
ARMY Syok! Harga Hotel di Busan Naik hingga 10 Kali Lipat Jelang Konser BTS
Hasil Seleksi Administrasi...
Hasil Seleksi Administrasi PPG Guru Tertentu 2026 Diumumkan, Cek Akun SIMPKB!
Berita Terkini
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
Infografis
Pete Hegseth, Menteri...
Pete Hegseth, Menteri Perang AS yang Dikenal Rasis, Radikal, dan Pemabuk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved