Profil Fethulllah Gulen, Ulama yang Dituduh Erdogan sebagai Dalang Kudeta Turki

Senin, 17 Februari 2025 - 14:42 WIB
loading...
A A A
Sekolah-sekolah tersebut menjunjung tinggi standar akademis yang ketat yang didasarkan pada doktrin dan perilaku Islam. Guru diharapkan menjadi contoh perkembangan moral dan etika bagi siswa mereka dan menjadi panutan.

Baik Gülen maupun gerakannya tidak secara terbuka mengejar keterlibatan politik terorganisasi atau perwakilan Parlemen di Turki.

Dia dan para pengikutnya adalah sekutu awal AKP dan Erdoğan, dan mereka berperan penting dalam kebangkitan AKP ke tampuk kekuasaan.

Gulen Dituduh Dalang Kudeta 2016


Gerakan Hizmet berkembang pesat bersama AKP, tetapi peran nyata anggota gerakan Hizmet dalam mengungkap korupsi di kalangan politisi AKP pada tahun 2013 mendorong Erdoğan (saat itu menjabat perdana menteri) untuk membatasi pengaruh mereka.

AKP mengaitkan upaya kudeta pada tahun 2016 dengan para pengikut Gülen, dan gerakan Hizmet segera dijuluki sebagai "Organisasi Teroris Fethullah (FETO)" oleh pemerintah.

Selama tahun-tahun berikutnya, Erdoğan melakukan pembersihan besar-besaran, menangkap puluhan ribu orang dan memecat lebih dari 100.000 orang dari pekerjaan mereka—termasuk polisi, tentara, akademisi, dan pegawai negeri—atas tuduhan bahwa mereka mungkin bersimpati terhadap kudeta tersebut. Keterkaitan banyak dari mereka dengan gerakan Hizmet diragukan.

Gulen Hidup dan Meninggal Pengasingan


Gülen melakukan perjalanan ke Amerika Serikat pada tahun 1999, dengan alasan perawatan medis sebagai tujuan kunjungannya.
Setelah dia tiba, sebuah video muncul di media Turki yang memperlihatkan dia menasihati para pengikutnya untuk diam-diam “bergerak di jalur sistem sampai Anda telah membawa ke pihak Anda semua kekuatan lembaga konstitusional di Turki", meskipun dia kemudian mengklaim bahwa video tersebut dimanipulasi.

Dia tetap tinggal di Amerika Serikat, dan pada tahun 2008 dia memperoleh green card. Tinggal di Pennsylvania di Pegunungan Pocono, dia menghabiskan sebagian besar hidupnya dengam menyendiri dan jarang berinteraksi dengan media, berkomunikasi dengan para pengikutnya terutama melalui khotbah dan publikasi. Dia pada akhirnya meninggal di Pennsylvania pada 20 Oktober 2024.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Baykar dan Leonardo...
Baykar dan Leonardo Kembangkan Drone MUM-T yang Jadi Andalan Perang Masa Depan
Trump Geram pada Netanyahu...
Trump Geram pada Netanyahu karena Kritik Rencana AS Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Eks Jubir Rumah Sakit...
Eks Jubir Rumah Sakit Israel: Dokter Zionis Selamatkan Nyawa Erdogan atas Permintaan Mossad
Mengapa Turki Jual Sistem...
Mengapa Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA? Ini Alasan Utamanya
Ini Reaksi 9 Pemimpin...
Ini Reaksi 9 Pemimpin Negara NATO setelah Menerima Hadiah Pistol dari Erdogan
Rusia Terbuka Jika Turki...
Rusia Terbuka Jika Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA
Yusril Tegaskan Abdul...
Yusril Tegaskan Abdul Karim Bukan Ulama dan Aktivis Kemanusiaan Gaza
Iran Tolak Usulan Gencatan...
Iran Tolak Usulan Gencatan Senjata AS yang Disampaikan PM Irak
Iran Dilaporkan Tolak...
Iran Dilaporkan Tolak Mentah-Mentah Proposal Gencatan Senjata AS
Rekomendasi
Hasil Piala AFF 2026:...
Hasil Piala AFF 2026: Vietnam Pesta 7 Gol ke Gawang Timor Leste
Perjalanan Kereta Lebih...
Perjalanan Kereta Lebih Tenang, Ada Perlindungan untuk Keterlambatan dan Pembatalan
Eks Jampidsus Febrie...
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Belum Selesai Diperiksa, 2 Mobil Tahanan Siaga di Kejagung
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
Profil Letjen TNI (Purn)...
Profil Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso yang Dikait-kaitkan dengan Tiyo UGM
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved