Profil Fethulllah Gulen, Ulama yang Dituduh Erdogan sebagai Dalang Kudeta Turki

Senin, 17 Februari 2025 - 14:42 WIB
loading...
A A A
Saat bersekolah di sekolah agama swasta, Gülen menemukan karya-karya Said Nursi, yang ajarannya telah diterima di banyak kalangan agama Turki saat itu. Gerakan Nursi, yang dikenal sebagai gerakan Nur, menganjurkan keselarasan antara Islam dan modernitas sebagai respons terhadap perubahan sosial yang sedang berlangsung di Turki.

Nursi mempromosikan pengetahuan, pendidikan, dan spiritualitas, sambil menekankan kesesuaian Islam dengan sains dan mendorong para pengikutnya untuk memeluk baik iman maupun akal sehat.

Pada tahun 1958, setelah lulus dari sekolah agama swasta, Gülen memperoleh lisensi sebagai imam. Pada tahun 1966, dia pindah ke İzmir, di mana dia mendirikan jaringan rumah kos yang dikenal sebagai ışık evleri (mercusuar) yang membantu para siswa dalam pendidikan mereka.

Seiring berjalannya waktu, dia dan para pendukungnya mendirikan sekolah, organisasi amal, dan banyak organisasi masyarakat sipil, yang dimaksudkan untuk mendidik individu agar dapat menduduki jabatan birokrasi dan layanan sipil.

Ketika negara melonggarkan kendalinya atas ekspresi keagamaan pada tahun 1980-an, Gülen mengumpulkan banyak pengikut di Turki.

Gulen Pimpin Gerakan Hizmet


Para pengikut Gülen menyebut gerakan masyarakat sipil berbasis agama mereka sebagai Hizmet, yang secara harfiah berarti "layanan".

Ajaran gerakan tersebut mempromosikan dialog antaragama dan budaya, sains, demokrasi, dan spiritualitas, sekaligus mengutuk kekerasan dan politisasi agama.

Gerakan tersebut tidak memiliki struktur atau organisasi formal, lembaga dan anggotanya hanya berafiliasi secara longgar, dan Gülen tidak mengawasi operasinya secara langsung.

Mengutip Britannica, Senin (17/2/2025), gerakan Hizmet telah mengkritik Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP) Turki, terutama terkait dengan meningkatnya otoritarianisme Presiden Recep Tayyip Erdoğan pada tahun 2010-an. AKP adalah partainya Erdogan.

Gerakan Hizmet mengoperasikan jaringan sekolah swasta dan negeri yang longgar di seluruh dunia. Sekolah-sekolah ini, yang jumlahnya lebih dari 1.000 di Turki dan luar negeri, mematuhi kurikulum sekuler yang ditetapkan oleh pemerintah negara tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Baykar dan Leonardo...
Baykar dan Leonardo Kembangkan Drone MUM-T yang Jadi Andalan Perang Masa Depan
Trump Geram pada Netanyahu...
Trump Geram pada Netanyahu karena Kritik Rencana AS Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Eks Jubir Rumah Sakit...
Eks Jubir Rumah Sakit Israel: Dokter Zionis Selamatkan Nyawa Erdogan atas Permintaan Mossad
Mengapa Turki Jual Sistem...
Mengapa Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA? Ini Alasan Utamanya
Ini Reaksi 9 Pemimpin...
Ini Reaksi 9 Pemimpin Negara NATO setelah Menerima Hadiah Pistol dari Erdogan
Rusia Terbuka Jika Turki...
Rusia Terbuka Jika Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA
Yusril Tegaskan Abdul...
Yusril Tegaskan Abdul Karim Bukan Ulama dan Aktivis Kemanusiaan Gaza
Trump: Kesepakatan Nuklir...
Trump: Kesepakatan Nuklir Batal Jika Arab Saudi Tak Normalisasi Hubungan dengan Israel
Iran Dilaporkan Tolak...
Iran Dilaporkan Tolak Mentah-Mentah Proposal Gencatan Senjata AS
Rekomendasi
Pemeriksaan Febrie Adriansyah...
Pemeriksaan Febrie Adriansyah di Kejagung, Eks Penyidik KPK: Penahanan Penting agar Penyidikan Tak Diintervensi
Pertamina Foundation...
Pertamina Foundation Tanamkan Peduli Lingkungan Usia Dini
Indonesia Perlu Arah...
Indonesia Perlu Arah Kebijakan Baru Jadi Pusat Hilirisasi Sawit Dunia
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
Profil Rudi Margono...
Profil Rudi Margono yang Ditunjuk Jadi Plt Jampidsus Gantikan Febrie Adriansyah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved