Via Media, Arab Saudi Luncurkan Serangan Ganas terhadap PM Israel Benjamin Netanyahu
loading...
A
A
A
Ali Shihabi, seorang komentator Saudi yang dekat dengan istana kerajaan, mengatakan: "Seluruh kapal sekarang menuju ke arah yang salah."
"Orang-orang berharap bahwa Trump akan datang dan kita akan maju di sepanjang jalur dua negara, tetapi Trump telah membawanya ke arah yang sama sekali berbeda dan Netanyahu mencoba memanfaatkannya," imbuhnya.
"Israel memiliki mesin humas yang kuat, dan ketika mereka terus mengatakan bahwa di balik pintu tertutup Saudi memberi kita pesan yang berbeda, Riyadh menyadari bahwa mereka harus jauh lebih proaktif dalam membantahnya," paparnya.
Para pemimpin Saudi juga prihatin dengan kemarahan yang dipicu oleh perang di Gaza di antara generasi muda Arab.
"Para pejabat Saudi tentu saja memperhitungkan kemarahan publik yang meningkat di kalangan warga Saudi yang lebih muda tetapi juga di kalangan populasi Muslim yang lebih muda, secara global," kata Elham Fakhro, peneliti di Middle East Initiative di Harvard Kennedy School.
"Ini adalah alasan lain mengapa para pejabat Saudi semakin mendukung negara Palestina."
"Orang-orang berharap bahwa Trump akan datang dan kita akan maju di sepanjang jalur dua negara, tetapi Trump telah membawanya ke arah yang sama sekali berbeda dan Netanyahu mencoba memanfaatkannya," imbuhnya.
"Israel memiliki mesin humas yang kuat, dan ketika mereka terus mengatakan bahwa di balik pintu tertutup Saudi memberi kita pesan yang berbeda, Riyadh menyadari bahwa mereka harus jauh lebih proaktif dalam membantahnya," paparnya.
Para pemimpin Saudi juga prihatin dengan kemarahan yang dipicu oleh perang di Gaza di antara generasi muda Arab.
"Para pejabat Saudi tentu saja memperhitungkan kemarahan publik yang meningkat di kalangan warga Saudi yang lebih muda tetapi juga di kalangan populasi Muslim yang lebih muda, secara global," kata Elham Fakhro, peneliti di Middle East Initiative di Harvard Kennedy School.
"Ini adalah alasan lain mengapa para pejabat Saudi semakin mendukung negara Palestina."
(mas)
Lihat Juga :