5 Fakta Arab Saudi Mediasi Perundingan Amerika Serikat dan Rusia untuk Akhiri Perang Ukraina

Rabu, 16 April 2025 - 10:15 WIB
loading...
5 Fakta Arab Saudi Mediasi...
Arab Saudi menjadi mediator perundingan AS dan Rusia di Riyadh. Foto/anadolu
A A A
RIYADH - Sejak serangan Rusia ke Ukraina pada Februari 2022, berbagai upaya diplomatik telah dilakukan untuk mengakhiri konflik tersebut.

Salah satu perkembangan terbaru adalah peran Arab Saudi sebagai mediator dalam perundingan antara Amerika Serikat dan Rusia.

Langkah ini menandai perubahan signifikan dalam posisi Arab Saudi di kancah diplomasi internasional.

Berikut ini berbagai fakta peran Arab Saudi sebagai mediator dalam perundingan tersebut.

1. Arab Saudi sebagai Tuan Rumah Perundingan


Pada Februari 2025, Arab Saudi menjadi tuan rumah pertemuan tingkat tinggi antara delegasi Amerika Serikat dan Rusia di Riyadh.

Pertemuan ini bertujuan membahas kemungkinan mengakhiri perang di Ukraina dan memperbaiki hubungan bilateral antara kedua negara.

Menariknya, Ukraina tidak diundang dalam pertemuan ini, yang memicu kritik dari pihak Ukraina dan beberapa negara Eropa.

2. Arab Saudi Aktif dalam Diplomasi Global


Peran Arab Saudi sebagai mediator dalam perundingan ini mencerminkan ambisi negara tersebut untuk meningkatkan pengaruhnya di panggung internasional.

Di bawah kepemimpinan Putra Mahkota Mohammed bin Salman, Arab Saudi telah berupaya memperkuat hubungan dengan berbagai kekuatan global, termasuk Amerika Serikat (AS), Rusia, China, Brasil, dan Prancis.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Selatan Tewaskan 16 Orang
Israel Berusaha Pengaruhi...
Israel Berusaha Pengaruhi Kebijakan AS, Wapres JD Vance Minta Pejabat Waspada
Rekomendasi
Premier Padel Valladolid...
Premier Padel Valladolid P2 2026 Tayang di VISION+, Cek Jadwal Lengkapnya
60 Ribu Guru Dipanggil...
60 Ribu Guru Dipanggil PPG 2026 Tahap 2, Ini Tahapan dan Dokumen yang Wajib Disiapkan
Pascapengumuman MSCI,...
Pascapengumuman MSCI, IHSG Sesi Siang Ambruk 1,62% ke Level 6.002
Berita Terkini
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
Pertama Kali, Dokter...
Pertama Kali, Dokter Belanda Suntik Mati Seorang Anak di Bawah Usia 12 Tahun
PBB Mulai Evakuasi 11.000...
PBB Mulai Evakuasi 11.000 Pelaut yang Terdampar di Selat Hormuz
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved