Merasa Kesepian dan Masih Berjuang Hidup, Banyak Manula di Jepang Pilih Masuk Penjara

Senin, 20 Januari 2025 - 03:30 WIB
loading...
Merasa Kesepian dan...
Banyak manula di Jepang merasa kesepian sehingga memilih masuk ke penjara. Foto/CNN
A A A
TOKYO - Kamar-kamar dipenuhi penghuni lansia, tangan mereka keriput dan punggung membungkuk. Mereka berjalan perlahan di koridor, beberapa menggunakan alat bantu jalan. Pekerja membantu mereka mandi, makan, berjalan, dan minum obat.

Namun, ini bukan panti jompo – ini penjara wanita terbesar di Jepang . Populasi di sini mencerminkan masyarakat lanjut usia di luar, dan masalah kesepian yang meluas yang menurut para penjaga sangat akut bagi beberapa narapidana lansia sehingga mereka lebih suka tetap dipenjara.

Merasa Kesepian dan Masih Berjuang Hidup, Banyak Manula Perempuan di Jepang Pilih Masuk Penjara

1. Rela Membayar Mahal untuk Masuk Penjara

"Bahkan ada orang yang mengatakan mereka akan membayar 20.000 atau 30.000 yen (USD130-190) per bulan (jika mereka bisa) untuk tinggal di sini selamanya," kata Takayoshi Shiranaga, seorang petugas di Penjara Wanita Tochigi yang terletak di utara Tokyo, selama kunjungan yang sangat langka yang diberikan kepada CNN pada bulan September.

Di dalam dinding penjara berwarna merah muda terang dan lorong-lorong yang anehnya tenang, CNN bertemu dengan Akiyo, seorang narapidana berusia 81 tahun dengan rambut abu-abu pendek dan tangan yang dipenuhi bintik-bintik penuaan. Dia menjalani hukuman karena mencuri makanan.

"Ada orang-orang yang sangat baik di penjara ini," kata Akiyo, yang oleh CNN diidentifikasi dengan nama samaran demi privasi. "Mungkin kehidupan ini adalah yang paling stabil bagi saya."

2. Mendapatkan Makanan dan Kesehatan Gratis

Para wanita di Tochigi tinggal di balik jeruji besi dan harus bekerja di pabrik-pabrik penjara, tetapi itu cocok untuk sebagian orang.

Di dalam penjara, mereka mendapatkan makanan rutin, layanan kesehatan gratis, dan perawatan lansia – bersama dengan persahabatan yang tidak mereka dapatkan di luar penjara.

Seorang narapidana, Yoko, 51 tahun, telah dipenjara atas tuduhan narkoba sebanyak lima kali selama 25 tahun terakhir. Setiap kali ia kembali, populasi penjara tampaknya bertambah tua, katanya.

“(Beberapa orang) melakukan hal-hal buruk dengan sengaja dan tertangkap sehingga mereka dapat kembali ke penjara, jika mereka kehabisan uang,” kata Yoko, yang diidentifikasi oleh CNN dengan nama samaran demi alasan privasi.

Baca Juga: Gencatan Senjata di Gaza Dimulai, Hamas Siagakan Ribuan Polisi

3. Beban Keterasingan dan Kemiskinan

Akiyo sangat memahami beban keterasingan dan kemiskinan. Ini adalah masa hukumannya yang kedua di penjara, setelah sebelumnya dipenjara di usia 60-an karena mencuri makanan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jepang Sangkal Militernya...
Jepang Sangkal Militernya Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk China
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
Mobil Buatan Amerika...
Mobil Buatan Amerika Serikat Dapat Ujian Besar di Pasar Jepang
Kapal Penangkap Ikan...
Kapal Penangkap Ikan Tenggelam di Lepas Pantai Busan, 2 Awak Asal Indonesia Hilang
Heboh, Menteri Perempuan...
Heboh, Menteri Perempuan Swedia Bawa Bayi ke Pertemuan Uni Eropa
Rekomendasi
Ekspor Batu Bara Dibuka...
Ekspor Batu Bara Dibuka Lagi, Pasokan 141 Juta Metrik Ton Diamankan demi Cegah Pemadaman Listrik
Ducati Kenalkan Panigale...
Ducati Kenalkan Panigale V4 Márquez 2025 World Champion Replica
Sinara Fest 2026 NTB...
Sinara Fest 2026 NTB Wujud Dukungan BPDP Terhadap Ketahanan Pangan dan UMKM
Berita Terkini
Update Gempa Kembar...
Update Gempa Kembar Guncang Venezuela: 1.430 Orang Tewas, 3.200 Luka, 50.000 Hilang
China Selidiki Insiden...
China Selidiki Insiden Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi, Pilot Tewas, 13 Orang Luka
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
AS Serang Iran 2 Hari...
AS Serang Iran 2 Hari Beruntun, Trump Umbar Ancaman Mengerikan
Finlandia Izinkan Wilayahnya...
Finlandia Izinkan Wilayahnya Jadi Lokasi Pengerahan Senjata Nuklir NATO, Rusia Terancam
Eks Menteri Zionis:...
Eks Menteri Zionis: Trump Permalukan Netanyahu dan Israel dengan Penghinaan yang Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Infografis
Biaya Kuliah Kedokteran...
Biaya Kuliah Kedokteran di UI, UGM, Unpad, dan Unair di SNBT 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved