Jaksa Agung AS Sebut Demonstran Pro-Palestina sebagai Teroris

Senin, 24 Maret 2025 - 16:21 WIB
loading...
Jaksa Agung AS Sebut...
Jaksa Agung AS sebut demonstran Pro-Palestina sebagai teroris. Foto/Michael Nagle/Xinhua
A A A
WASHINGTON - Jaksa Agung AS Pam Bondi telah menggambarkan pengunjuk rasa mahasiswa pro- Palestina sebagai “teroris domestik.” Dia memperingatkan bahwa universitas dapat kehilangan dana federal jika mereka gagal mengatasi anti-Semitisme di kampus.

Berbicara kepada Fox News pada hari Minggu, Bondi membahas kerusuhan baru-baru ini di Universitas Columbia dan mendesak lembaga untuk mengambil tindakan yang lebih kuat untuk melindungi mahasiswa Yahudi.

“Tidak masuk akal bahwa universitas-universitas ini tidak turun tangan untuk melindungi mereka, namun mereka melindungi para pengunjuk rasa ini yang juga, saya yakin, merupakan teroris domestik,” katanya.

Bondi mengklaim bahwa para demonstran "menghasut kerusuhan dan... kekerasan terhadap mahasiswa di kampus-kampus," meskipun ia tidak memberikan contoh-contoh spesifik.

"Kami akan mencabutnya dari setiap universitas jika Anda tidak mematuhi hukum," Bondi memperingatkan, mengacu pada langkah pemerintahan Presiden Donald Trump untuk menarik dana sebesar $400 juta dari Columbia karena kegagalannya menghentikan pelecehan anti-Semit.

Baca Juga: Gencatan Senjata Versi Trump Jadi Pertaruhan Besar Putin

Pada bulan Februari, Departemen Kehakiman AS membentuk gugus tugas multi-lembaga yang berfokus pada pemberantasan anti-Semitisme, dengan prioritas utamanya menargetkan pelecehan di sekolah dan universitas. Para pejabat mengatakan kelompok itu akan mengoordinasikan penegakan hukum federal dan "membasmi" perilaku anti-Semit di kampus-kampus di seluruh negeri.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mantan Pasukan Khusus...
Mantan Pasukan Khusus AS Bawa Paspor China Ini Ditangkap di Perbatasan Nepal dan India, Siapa Jordan Brown?
Perang Iran Terus Berkobar,...
Perang Iran Terus Berkobar, China Tuding AS Bawa Timur Tengah ke Jurang Maut
Enggan Kirim Pasukan...
Enggan Kirim Pasukan AS untuk Invasi Darat ke Iran, Trump: Orang Lain yang Akan Melakukannya
Iran Sedang Mempersiapkan...
Iran Sedang Mempersiapkan Ujian Besar terhadap Blokade AS di Selat Hormuz
Trump Desak Netanyahu...
Trump Desak Netanyahu Tarik Pasukan Israel dari Suriah dan Lebanon
Biaya Perang AS di Iran...
Biaya Perang AS di Iran Setara Buang Emas Lebih dari 15.000 Kg Per Hari
Trump Minta Tarif 20%...
Trump Minta Tarif 20% Kargo di Selat Hormuz, Bisa Kantongi Rp541 Miliar per Supertanker
Maskapai Eropa Diminta...
Maskapai Eropa Diminta Tak Melintasi Langit Teluk, Ancaman Rudal dan Drone Mengintai
Trump: AS Akan Hancurkan...
Trump: AS Akan Hancurkan Jembatan dan Pembangkit Listrik Iran
Rekomendasi
Bea Cukai-Polri Bongkar...
Bea Cukai-Polri Bongkar Penyelundupan 3.336 Gram Narkotika di Bandara Soekarno-Hatta
UNJ Dampingi Penguatan...
UNJ Dampingi Penguatan Kapasitas Guru PKBM Ghaisan Cendekia
Tingkatkan Kualitas...
Tingkatkan Kualitas Wakaf, BWI Dorong Sertifikasi Nazir secara Masif
Berita Terkini
Mantan PM Yordania Sebut...
Mantan PM Yordania Sebut Perang Iran dan AS Tak Ada Gunanya
Kirim Video ke Agen...
Kirim Video ke Agen Intelijen Iran, Tentara Israel Ini Dipenjara selama 5 Tahun
Juni Jadi Bulan Paling...
Juni Jadi Bulan Paling Mematikan bagi Ukraina sejak 2022, Apa Pemicunya?
Mantan Pasukan Khusus...
Mantan Pasukan Khusus AS Bawa Paspor China Ini Ditangkap di Perbatasan Nepal dan India, Siapa Jordan Brown?
Inggris Akan Larang...
Inggris Akan Larang Penggunaan Media Sosial saat Malam Hari
Ilmuwan AS Ini Pelajari...
Ilmuwan AS Ini Pelajari Uji Coba Nuklir Korut, tapi Ditangkap China karena Melakukan Spionase
Infografis
AS Klaim F-35 sebagai...
AS Klaim F-35 sebagai Jet Tempur Tercanggih, namun Jatuh 11 Kali
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved