Sri Lanka Penjarakan Biksu Buddha Garis Keras karena Menghina Islam

Senin, 13 Januari 2025 - 08:12 WIB
loading...
A A A
Selama masa jabatan Rajapaksa, Gnanasara memimpin satuan tugas reformasi hukum untuk menjaga kerukunan beragama, meskipun masa lalunya kontroversial.

Biksu itu ditangkap pada bulan Desember karena pernyataannya tahun 2016 saat bebas dengan jaminan untuk mengajukan banding atas hukuman empat tahun—dalam kasus terpisah—atas ujaran kebencian terhadap Muslim.

Tindakannya dan pertempuran hukum yang berulang mencerminkan tantangan yang lebih dalam yang dihadapi Sri Lanka dalam mengatasi ketegangan dan membina koeksistensi dengan minoritas Muslimnya.

Komunitas Muslim Sri Lanka merupakan sekitar 9,7 persen dari populasi negara kepulauan itu, dengan mayoritas mengidentifikasi diri sebagai orang Moor Sri Lanka. Kelompok ini menelusuri garis keturunannya ke pedagang Arab yang mulai menetap di Sri Lanka antara abad ke-8 dan ke-15.

Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) sebelumnya mengkritik negara tersebut atas “manifestasi nyata Islamofobia” dan mendesak tindakan yang lebih kuat untuk mempromosikan kerukunan umat beragama.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sri Lanka di Bawah Bayang-Bayang...
Sri Lanka di Bawah Bayang-Bayang Kebijakan Asimilasi Etnis China
Daftar 8 Negara Asia...
Daftar 8 Negara Asia Selatan, Lengkap Beserta Penjelasannya
Pakistan Menghukum Mati...
Pakistan Menghukum Mati 4 Pria karena Menghina Al-Qur'an
Upaya Sinifikasi China...
Upaya Sinifikasi China Berlanjut, Agama dan Identitas Tibet Terancam Hilang
Biksu Buddha Dirikan...
Biksu Buddha Dirikan Kamp Protes di London, Desak AS Setop Dukung Israel
Siapa Anura Kumara Dissanayake?...
Siapa Anura Kumara Dissanayake? Presiden Baru Sri Lanka yang Pernah Memimpin Organisasi Teror
Anura Kumara Dissanayake...
Anura Kumara Dissanayake Resmi Dilantik sebagai Presiden Sri Lanka
Kemlu RI : Belum Ada...
Kemlu RI : Belum Ada Informasi WNI Jadi Korban Gempa Myanmar
Korban Tewas Gempa Myanmar...
Korban Tewas Gempa Myanmar Tembus 150 Orang, Prabowo hingga Trump Tawarkan Bantuan
Rekomendasi
Indonesia Masuk 3 Besar...
Indonesia Masuk 3 Besar Negara dengan Penggemar Sepak Bola Terbanyak di Dunia
Ranking FIFA Negara...
Ranking FIFA Negara ASEAN: Indonesia Tinggalkan Malaysia, Kejar Thailand
Titiek Puspa Belum Bisa...
Titiek Puspa Belum Bisa Dijenguk, Masih dalam Pengawasan Dokter
Berita Terkini
USGS Prediksi Jumlah...
USGS Prediksi Jumlah Korban Tewas akibat Gempa Myanmar Lebih dari 10.000 Jiwa
48 menit yang lalu
Gelar Buka Puasa Gedung...
Gelar Buka Puasa Gedung Putih, Trump Janjikan Perdamaian saat Gaza Dibom dengan Senjata AS
1 jam yang lalu
Pangkalan Samudra Hindia...
Pangkalan Samudra Hindia bisa Digunakan AS untuk Menyerang Iran
2 jam yang lalu
Operasi Penyelamatan...
Operasi Penyelamatan Korban Gempa di Bangkok Berlanjut hingga Sabtu Pagi
2 jam yang lalu
4.500 Orang Diamputasi...
4.500 Orang Diamputasi di Gaza, Termasuk 800 Anak-anak dan 540 Wanita
7 jam yang lalu
Gempa 7,7 Skala Richter...
Gempa 7,7 Skala Richter Guncang Myanmar, Ini 3 Fakta tentang Sesar Sagaing
9 jam yang lalu
Infografis
Jusuf Muda Dalam, Menteri...
Jusuf Muda Dalam, Menteri yang Dihukum Mati karena Korupsi
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved