Singapura Melarang Masuk Seluruh Pelancong China

Sabtu, 01 Februari 2020 - 08:25 WIB
Singapura Melarang Masuk...
Singapura Melarang Masuk Seluruh Pelancong China
A A A
SINGAPURA - Pemerintah Singapura melarang masuknya semua pelancong asal China. Larangan ini merupakan langkah untuk mencegah penyebaran virus Corona baru, 2019-nCoV .

Kementerian Kesehatan setempat mengatakan larangan berlaku mulai Sabtu (1/2/2020). Larangan tersebut juga akan berlaku untuk penumpang yang transit, tetapi pemerintah akan membebaskan penduduk (resident) dan pemegang izin jangka panjang seperti yang memiliki izin kerja, visa pelajar atau izin kunjungan jangka panjang.

Langkah untuk menangguhkan visa bagi pemegang paspor daratan China secara efektif menutup kelompok pengunjung terbesar di pulau itu dan juga akan melarang pelancong lain yang telah berkunjung ke China dalam 14 hari terakhir. (Baca: Virus Corona Mewabah, 92 Warga Singapura Diterbangkan dari Wuhan )

Itu terjadi ketika jumlah korban dari virus itu mencapai 213 orang pada hari Jumat dan hari ini bertambah lagi menjadi 258 orang. Meski terkesan terlambat, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) akhirnya mengumumkan darurat kesehatan global atas mewabahnya penyakit asal Wuhan, China, tersebut.

Singapura telah melaporkan 13 kasus virus Corona baru. Semua pasien adalah pelancong dari kota Wuhan, China. Pemerintah setempat telah memperingatkan bahwa wabah itu akan merusak ekonominya.

"Mengingat meningkatnya kemungkinan penularan dari pelancong baru yang tiba dari bagian lain daratan China, Kementerian Kesehatan telah menilai bahwa lebih bijaksana untuk mengambil tindakan pencegahan dini pada tahap ini," kata kementerian itu dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip Reuters. (Baca juga: Bak Zombie, Para Korban Virus Wuhan di China Ambruk di Jalan-jalan )

Warga negara China merupakan bagian terbesar dari pengunjung ke salah pusat perjalanan dan pariwisata Asia Tenggara tersebut. Singapura juga merupakan salah satu negara yang paling parah di luar China yang dilanda wabah Sindrom Pernafasan Akut Parah (SARS) tahun 2003 yang menewaskan 800 orang di seluruh dunia.

Di tempat lain, otoritas penerbangan Italia pada hari Jumat mengatakan semua penerbangan antara China dan Italia telah ditangguhkan sampai pemberitahuan lebih lanjut setelah negara itu melaporkan dua kasus pertama virus yang kini telah menyebar ke lebih dari 20 negara.
(mas)
Berita Terkait
Sebelum di Wuhan, Virus...
Sebelum di Wuhan, Virus Corona Ditemukan di Barcelona Maret 2019
Laboratorium Virus Wuhan...
Laboratorium Virus Wuhan Punya 3 Jenis Virus Corona
Wabah Virus Corona di...
Wabah Virus Corona di Wuhan Diduga Terjadi Awal Agustus
Cerita Dokter China...
Cerita Dokter China yang Temukan Virus Corona di Wuhan
Ini Kisah Zhang Jixian,...
Ini Kisah Zhang Jixian, Dokter yang Temukan Virus Corona di Wuhan
Misteri Virus Corona,...
Misteri Virus Corona, Diriset China Didanai AS
Berita Terkini
Citra Satelit Tunjukkan...
Citra Satelit Tunjukkan Kehancuran di Pangkalan Udara Israel Akibat Serangan Iran
3 jam yang lalu
Kerusuhan Meluas di...
Kerusuhan Meluas di Irlandia Utara, Rumah dan Mobil Dibakar
4 jam yang lalu
Diduga Terlibat dalam...
Diduga Terlibat dalam Skandal Seks, Bill Gates Hadapi Sidang di DPR AS
5 jam yang lalu
Pakar Militer Klaim...
Pakar Militer Klaim Iran Ingin Memulihkan Daya Tolak Terhadap Serangan AS
6 jam yang lalu
Bagaimana AS Kehilangan...
Bagaimana AS Kehilangan Helikopter Apache Pertama dalam Perang dengan Iran?
7 jam yang lalu
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
8 jam yang lalu
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved