Sebelum di Wuhan, Virus Corona Ditemukan di Barcelona Maret 2019

Sabtu, 27 Juni 2020 - 16:35 WIB
loading...
Sebelum di Wuhan, Virus...
Petugas kesehatan mendorong pasien dengan tandu di unit gawat darurat di 12 de Octubre Hospital di tengah pandemi Covid-19 di Madrid, Spanyol, 30 Maret 2020. Foto/REUTERS/Juan Medina
A A A
BARCELONA - Ahli virologi Spanyol telah menemukan jejak virus corona dalam sampel air selokan di Barcelona yang dikumpulkan pada Maret 2019. Waktu temuan itu berarti jauh sembilan bulan sebelum penyakit yang disebabkan virus itu muncul di Wuhan, China.

University of Barcelona mengatakan penemuan genom virus sangat awal di Spanyol, jika dikonfirmasi, akan menyiratkan bahwa Covid-19 kemungkinan muncul jauh lebih awal dari yang diperkirakan. Covid-19 , penyakit yang jadi pandemi global saat ini disebabkan oleh virus corona SARS-CoV-2.

Para peneliti telah menguji air selokan sejak pertengahan April tahun ini untuk mengidentifikasi potensi wabah baru, ketika mereka memutuskan untuk juga melakukan tes pada sampel yang lebih tua.

Mereka pertama kali menemukan virus itu ada di Barcelona pada 15 Januari 2020, 41 hari sebelum kasus pertama dilaporkan secara resmi di sana. (Baca: Media Australia Sebut Indonesia Akan Jadi Hotspot Covid-19 Dunia )

Kemudian mereka menjalankan tes pada sampel yang diambil antara Januari 2018 dan Desember 2019 dan menemukan keberadaan genom virus di salah satu dari mereka, yang dikumpulkan pada 12 Maret 2019.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
Biksu Buddha di China...
Biksu Buddha di China Dilaporkan Ditahan usai Peringati Peristiwa Tiananmen
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
Menteri Israel Serukan...
Menteri Israel Serukan Penculikan dan Penyanderaan Wanita dan Pemuda Lebanon untuk Tekan Hizbullah
Cerita Shakira Kembali...
Cerita Shakira Kembali Bawakan Lagu Anthem Piala Dunia, Harus Membuat Orang Menari
Rekomendasi
ESDM Menjawab Isu Pasokan...
ESDM Menjawab Isu Pasokan Batubara Jadi Penyebab Pemadaman Listrik di Pulau Jawa
Kasus Bocah 6 Tahun...
Kasus Bocah 6 Tahun Dibully dan Disetrum ke Tiang Listrik hingga Koma, Cuma 1 Pelaku Ditahan Polisi
Perkuat Kolaborasi dan...
Perkuat Kolaborasi dan Kepemimpinan Kreatif, HIMA PUSAKA MNC University Gelar Studi Banding Bersama Universitas Paramadina
Berita Terkini
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
Putri Bha Meninggal,...
Putri Bha Meninggal, Calon Pewaris Raja Vajiralongkorn Berharta Rp770 Triliun Makin Misterius
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
Infografis
Kemenkes Imbau Masyarakat...
Kemenkes Imbau Masyarakat Waspada, Virus HMPV Merebak di China
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved