Ada Kemiripan, Ini Rahasia Orang-orang Selamat dari Tragedi Azerbaijan Airlines dan Jeju Air

Jum'at, 03 Januari 2025 - 07:34 WIB
loading...
A A A
Puluhan tahun sebelumnya, sebuah pesawat United Airlines jatuh di Iowa pada tahun 1989 karena kegagalan mesin dan hilangnya sistem hidrolik, yang berarti kendali pesawat sangat terbatas.

Pilot tetap menurunkan roda pendaratan untuk menyerap sebagian guncangan akibat kecelakaan dan mempertahankan kendali relatif terhadap pesawat saat jatuh. 184 dari 296 penumpang dan awak pesawat selamat.

Pramugari juga berjasa menyelamatkan nyawa. Selama tabrakan landasan Japan Airlines yang berapi-api pada bulan Januari, respons dan komunikasi cepat awak pesawat menjadi faktor keberhasilan evakuasi seluruh 379 orang di dalam pesawat.

Tidak Ada Kursi Paling Aman Secara Universal


Otoritas federal Amerika Serikat mengatakan tidak ada kursi paling aman di pesawat karena setiap kecelakaan berbeda dan bergantung pada faktor-faktor seperti bagaimana pesawat itu terdampaktanah dan apakah ada kebakaran.

Pendaratan US Airways oleh Sully di air adalah contoh bagaimana bagian belakang pesawat bisa jadi paling berisiko setelah mendarat karena pesawat kemasukan air tanpa pintu keluar yang tersedia—jadi penumpang tersebut termasuk yang terakhir keluar.

Dalam kecelakaan United di Iowa, sebagian besar korban selamat berada di baris belakang kelas utama tetapi di depan sayap. Mereka kemungkinan selamat karena bagaimana pesawat menghantam tanah dan pecah saat mendarat, sehingga orang-orang dapat lebih mudah menyelamatkan diri. Beberapa orang yang tidak tewas saat terjadi benturan meninggal karena menghirup asap, menurut penyelidikan Dewan Keselamatan Transportasi Nasional (NTSB).

Pada tahun 1977, Pan Am dan KLM Boeing 747 bertabrakan di Tenerife, Spanyol, menewaskan 583 orang dan menjadi kecelakaan pesawat paling mematikan di dunia. Namun, 61 orang yang duduk di bagian depan pesawat Pan Am selamat.

Jet KLM menabrak bagian tengah dan belakang pesawat Pan Am, menyebabkan bagian depan jet Pan Am tidak terlalu rusak parah dan memungkinkan orang-orang menyelamatkan diri melalui celah di dekat sayap kiri.

Meskipun hasil kecelakaan udara yang berbeda-beda selama beberapa dekade, terbang adalah moda transportasi yang paling aman—di mana pun Anda duduk—berkat undang-undang keselamatan yang ketat dan peningkatan dalam desain pesawat.

Laporan kemampuan bertahan hidup Dewan Keselamatan Transportasi Nasional tahun 2020 menemukan bahwa 1,3% orang yang terlibat dalam kecelakaan penerbangan komersial antara tahun 2001 dan 2017 meninggal, turun dari 4,7% antara tahun 1983 dan 2000.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh Tewaskan 8 Awak, Harganya Rp1,5 Triliun
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh di Pangkalan California, 8 Orang Tewas
Pesawat Terjun Payung...
Pesawat Terjun Payung Jatuh di AS, 12 Orang Tewas
Bandung Disulap Jadi...
Bandung Disulap Jadi Korea Mini, Ribuan Pengunjung Serbu Festival K-Food Halal dan K-Culture
AS dan Iran Setujui...
AS dan Iran Setujui Kesepakatan untuk Akhiri Perang di Timur Tengah, Ini Isinya
Pulau Antartika Australia...
Pulau Antartika Australia Diserang Flu Burung, Ribuan Anak Anjing Laut Mati!
Rekomendasi
DPR Sesalkan Anggaran...
DPR Sesalkan Anggaran Komnas HAM yang Substantif Hanya 6 Persen, Sisanya Administratif
Aden Indonesia Sinergi...
Aden Indonesia Sinergi Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Routa
Universitas Brawijaya...
Universitas Brawijaya Tembus Peringkat 616 Dunia di QS WUR 2027
Berita Terkini
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Jurnalis AS: Trump Tak...
Jurnalis AS: Trump Tak Konsultasi dengan Israel soal Iran untuk Lemahkan Posisi Netanyahu
Infografis
Smartphone dan Komputer...
Smartphone dan Komputer akan Bebas dari Tarif Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved