Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas

Jum'at, 19 Juni 2026 - 19:29 WIB
loading...
Langkah Mengejutkan,...
Presiden Kuba Miguel Diaz-Canel. Foto/anadolu
A A A
HAVANA - Partai Komunis Kuba menyetujui serangkaian langkah pasar bebas yang belum pernah terjadi sebelumnya sebagai bagian dari paket ekonomi darurat. Paket tersebut diajukan ke Majelis Nasional negara itu pada hari Kamis (18/6/2026), dan hampir dipastikan akan disetujui.

Rencana tersebut akan memperluas peluang bagi usaha swasta dan menciptakan langkah-langkah untuk menarik investasi asing tambahan, termasuk dari warga Kuba di luar negeri.

Hal ini juga dapat membuka jalan bagi pengembangan real estat swasta di pulau Karibia dan transformasi bisnis milik negara menjadi usaha komersial swasta dengan saham dan kepemilikan ekuitas.

Selain itu, hal ini juga akan memungkinkan bank swasta untuk memasuki sektor keuangan Kuba yang dulunya didominasi negara.

Paket reformasi ini menandai perubahan dramatis bagi Kuba, yang dipimpin Partai Komunis.

Berbicara kepada Komite Sentral partai dalam siaran pada hari Kamis, Presiden Miguel Diaz-Canel mengatakan situasi ekonomi negara yang buruk tidak dapat disalahkan hanya pada tekanan eksternal.

Selama beberapa dekade, AS telah memberlakukan embargo perdagangan terhadap Kuba, melemahkan ekonominya.

Sejak Januari, tekanan AS terhadap Kuba meningkat, dengan pemerintahan Presiden Donald Trump memblokir pengiriman bahan bakar ke pulau tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Jurnalis AS: Trump Tak...
Jurnalis AS: Trump Tak Konsultasi dengan Israel soal Iran untuk Lemahkan Posisi Netanyahu
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Pulau Antartika Australia...
Pulau Antartika Australia Diserang Flu Burung, Ribuan Anak Anjing Laut Mati!
Rekomendasi
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
Di Hadapan Pimpinan...
Di Hadapan Pimpinan DPR, Mahasiswa Minta Pemerintah Tak Mainkan Isu Perut Rakyat
Di Hadapan Mahasiswa,...
Di Hadapan Mahasiswa, Dasco Telepon Nanik dan Bahlil
Berita Terkini
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Infografis
Bank Indonesia Siapkan...
Bank Indonesia Siapkan Empat Langkah Jitu Pulihkan Ekonomi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved