Ada Kemiripan, Ini Rahasia Orang-orang Selamat dari Tragedi Azerbaijan Airlines dan Jeju Air

Jum'at, 03 Januari 2025 - 07:34 WIB
loading...
Ada Kemiripan, Ini Rahasia...
Pesawat Jeju Air kecelakaan di Bandara Internasional Muan, Korea Selatan. Dari 181 orang, hanya dua yang selamat. Foto/Yonhap
A A A
SEOUL - Pesawat Azerbaijan Airlines jatuh di Kazakhstan pada hari Rabu (25/12/2024), diikuti kecelakaan pesawat Jeju Air pada hari Minggu (29/12/2024) di Korea Selatan. Ajaibnya, orang-orang yang selamat dari dua tragedi itu menunjukkan kesamaan dalam posisi tempat duduk.

Menempati kursi di bagian belakang pesawat adalah rahasia bagaimana orang-orang tersebut selamat dari tragedi.

Sebanyak 29 orang selamat dari kecelakaan Azerbaijan Airlines di Kazakhstan ketika 38 lainnya meninggal. Begitu juga dua pramugari pesawat Jeju Air selamat dalam tragedi di Korea Selatan, sementara 179 orang lainnya meninggal.

CNN melaporkan bahwa layanan darurat Korea Selatan mengatakan bagian ekor pesawat Jeju Air adalah satu-satunya bagian yang masih utuh setelah kecelakaan hari Minggu.

Baca Juga: Ini Rahasia 2 Pramugari Bisa Selamat dalam Tragedi Jeju Air yang Tewaskan 179 Orang

Belum diketahui secara pasti apa yang menyebabkan kecelakaan Azerbaijan Airlines dan Jeju Air.

Namun, secara umum, pengaturan tempat duduk dan tindakan awak di dalam pesawat dapat berkontribusi pada kelangsungan hidup orang-orang di dalamnya saat tragedi terjadi.

Secara khusus, kursi di bagian belakang pesawat—bagian tempat para penyintas Azerbaijan Airlines muncul dan lokasi kursi lompat tempat kru Jeju Air seharusnya duduk—secara historis merupakan yang paling aman, menurut data yang dianalisis Business Insider.

Data federal yang dianalisis oleh TIME Magazine pada tahun 2015, yang mengamati 17 kecelakaan pesawat antara tahun 1985 hingga 2000 yang memiliki korban selamat dan korban tewas serta peta kursi yang tersedia, menemukan sepertiga bagian belakang pesawat memiliki tingkat kematian sebesar 32%.

Kursi tengah belakang memiliki tingkat kematian terendah yaitu 28%.

Itu dibandingkan dengan tingkat kematian 39% di bagian sepertiga tengah dan tingkat kematian 38% di bagian sepertiga depan. Studi tersebut menemukan tingkat kematian tertinggi berada di kursi lorong bagian tengah, yaitu 44%.

Laporan tersebut mengikuti analisis tahun 2007 oleh majalah sains dan teknologi; Popular Mechanics.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh Tewaskan 8 Awak, Harganya Rp1,5 Triliun
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh di Pangkalan California, 8 Orang Tewas
Pesawat Terjun Payung...
Pesawat Terjun Payung Jatuh di AS, 12 Orang Tewas
Bandung Disulap Jadi...
Bandung Disulap Jadi Korea Mini, Ribuan Pengunjung Serbu Festival K-Food Halal dan K-Culture
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
Macron Rilis Video Trump...
Macron Rilis Video Trump Teken MoU Perjanjian Damai dengan Iran: Langkah Penting!
Rekomendasi
APKB Dorong Penyempurnaan...
APKB Dorong Penyempurnaan Regulasi Kawasan Berikat: Menjaga Daya Saing Industri dan Investasi
Perkuat Kolaborasi Kampus,...
Perkuat Kolaborasi Kampus, MNC University Inisiasi Konsorsium Perguruan Tinggi ASEAN
Kamboja Targetkan Kerja...
Kamboja Targetkan Kerja Sama Pendidikan Tinggi dengan Indonesia, Fokus Double Degree
Berita Terkini
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Infografis
Sejarah Boikot Olahraga...
Sejarah Boikot Olahraga Dunia dan Ancaman Jerman Mundur dari Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved