Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan

Jum'at, 19 Juni 2026 - 18:15 WIB
loading...
Netanyahu Keras Kepala,...
Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu. Foto/anadolu
A A A
TEL AVIV - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menegaskan kembali komitmennya mempertahankan pasukan Israel di Lebanon selatan. Sikap keras kepala ini terus ditegaskan meski ada kesepahaman baru antara Amerika Serikat dan Iran.

Berbicara pada hari Kamis (18/6/2026), Netanyahu mengatakan, “Masih ada tantangan tambahan di depan kita, dan itu membutuhkan ketenangan, komitmen yang teguh terhadap kepentingan keamanan kita, dan menjaga hubungan penting dengan teman-teman Amerika kita.”

Ia mengklaim, “Memulihkan keamanan di Israel utara membutuhkan pemeliharaan zona keamanan di Lebanon selatan dan tidak menarik diri darinya selama kebutuhan keamanan Israel membutuhkannya.”

Sementara itu, laporan media AS pada hari Kamis mengatakan Israel sedang mengadakan pembicaraan dengan Amerika Serikat untuk memastikan keberadaan pasukannya di Lebanon selatan, meskipun ada ketentuan dalam nota kesepahaman yang menegaskan integritas teritorial dan kedaulatan Lebanon.

Secara terpisah, militer Israel mengumumkan mereka akan melanjutkan operasinya di Lebanon selatan, termasuk apa yang mereka sebut sebagai “penghapusan ancaman” di luar apa yang disebut “zona keamanan”.

Pengumuman itu datang meskipun ada penandatanganan perjanjian AS-Iran yang bertujuan mengakhiri perang di Timur Tengah, termasuk di Lebanon.

Baca juga: Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Jurnalis AS: Trump Tak...
Jurnalis AS: Trump Tak Konsultasi dengan Israel soal Iran untuk Lemahkan Posisi Netanyahu
Komite Administrasi...
Komite Administrasi Gaza Ungkap Prioritas Rekonstruksi Sudah Ditetapkan, Siap Mulai Pekerjaan
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
Mengapa Proyek Tank...
Mengapa Proyek Tank MGCS Eropa Berisiko Gagal?
Serangan Rusia Tewaskan...
Serangan Rusia Tewaskan 9 Orang di Ukraina, Katedral Bersejarah Kyiv Terbakar
8 Fakta Eton College,...
8 Fakta Eton College, Sekolah Elite Pilihan Pangeran George yang Biayanya Rp1,4 Miliar!
Rekomendasi
Intel dan Nvidia Memulai...
Intel dan Nvidia Memulai Pertempuran Global Baru
Frans Antoni Pengendali...
Frans Antoni Pengendali Uang Fredy Pratama Digiring ke Bareskrim usai Ditangkap di Malaysia
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
Berita Terkini
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Jurnalis AS: Trump Tak...
Jurnalis AS: Trump Tak Konsultasi dengan Israel soal Iran untuk Lemahkan Posisi Netanyahu
Taliban Larang Warga...
Taliban Larang Warga Afghanistan Gunakan Ponsel Pintar, Jika Nekat Bakal Dihancurkan
Infografis
Prancis Desak Israel...
Prancis Desak Israel Mundur dari Dataran Tinggi Golan Suriah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved