Chisako Kakehi, Terpidana Mati 'Black Widow' Jepang, Tewas di Penjara
Jum'at, 27 Desember 2024 - 15:21 WIB
loading...
A
A
A
Kakehi dilaporkan mengumpulkan satu miliar yen (USD9 juta pada saat itu) dalam pembayaran asuransi dan warisan selama 10 tahun tetapi kemudian kehilangan sebagian besar uang tersebut melalui perdagangan finansial yang tidak berhasil.
Dia memiliki hubungan terutama dengan pria lanjut usia atau sakit dan bertemu beberapa melalui agen kencan, di mana dia dilaporkan mensyaratkan bahwa calon pasangan harus kaya dan tidak memiliki anak.
Racun itu ditemukan di tubuh setidaknya dua pria yang terlibat hubungan dengannya dan polisi dilaporkan menemukan jejak sianida di tempat sampah di rumahnya di Kyoto.
Kematian pasangannya tidak segera diselidiki karena polisi awalnya memastikan mereka meninggal karena penyakit, tanpa melakukan autopsi pada sebagian besar pasangannya.
Penangkapannya baru dilakukan setelah polisi menemukan suami terakhirnya, Isao Kakehi yang berusia 75 tahun, meninggal karena keracunan sianida. Polisi kemudian mulai menyelidiki kasus-kasus sebelumnya dan menemukan sebuah pola.
Dia memiliki hubungan terutama dengan pria lanjut usia atau sakit dan bertemu beberapa melalui agen kencan, di mana dia dilaporkan mensyaratkan bahwa calon pasangan harus kaya dan tidak memiliki anak.
Racun itu ditemukan di tubuh setidaknya dua pria yang terlibat hubungan dengannya dan polisi dilaporkan menemukan jejak sianida di tempat sampah di rumahnya di Kyoto.
Kematian pasangannya tidak segera diselidiki karena polisi awalnya memastikan mereka meninggal karena penyakit, tanpa melakukan autopsi pada sebagian besar pasangannya.
Penangkapannya baru dilakukan setelah polisi menemukan suami terakhirnya, Isao Kakehi yang berusia 75 tahun, meninggal karena keracunan sianida. Polisi kemudian mulai menyelidiki kasus-kasus sebelumnya dan menemukan sebuah pola.
(mas)
Lihat Juga :