Kepulauan Cook Akan Memisahkan Diri dari Selandia Baru dan Jadi Negara Merdeka

Selasa, 24 Desember 2024 - 06:13 WIB
loading...
A A A
Kepulauan Cook memiliki populasi sekitar 15.000 jiwa, yang sebagian besar adalah warga negara Selandia Baru juga. Sekitar 80.000 penduduk Kepulauan Cook lainnya tinggal di dua pulau Selandia Baru, dan sekitar 85% lahir di sana.

Kepulauan Cook berjarak sekitar 1.900 mil dari Selandia Baru. Pertama kali dihuni oleh orang Polinesia yang berlayar dari Tahiti, kepulauan ini pertama kali bersentuhan dengan penjelajah Eropa pada tahun 1595.

Kepulauan tersebut akhirnya dinamai menurut nama penjelajah Inggris Kapten James Cook, yang mengunjunginya pada tahun 1770-an.

Selama abad ke-19, Kepulauan Cook merupakan pelabuhan persinggahan yang populer bagi kapal pemburu paus Inggris, Amerika Serikat, dan Australia.

Di zaman modern, perekonomian wilayah itusebagian besar bergantung pada wisatawan yang mengunjungi banyak pantai, laguna, dan terumbu karangnya. Penangkapan ikan, perbankan lepas pantai, dan ekspor mutiara membantu melengkapi anggaran wilayah tersebut, selain pembayaran dari Selandia Baru.

Amerika Serikat telah mengakui Kepulauan Cook sebagai negara berdaulat, menjalin hubungan diplomatik dengan Avarua pada bulan September 2023.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Raja Charles Dirawat...
Raja Charles Dirawat di Rumah Sakit akibat Efek Samping Perawatan Kanker
Pertama Kalinya, Australia...
Pertama Kalinya, Australia Singkirkan Gambar Raja Charles dari Uang Kertas 5 Dolar
5 Negara Paling Islami...
5 Negara Paling Islami di Dunia, Apa Kriterianya?
Diusir dari Gedung Putih,...
Diusir dari Gedung Putih, Zelensky Temui Raja Charles di Inggris
10 Alasan Selandia Baru...
10 Alasan Selandia Baru Dianggap sebagai Negara Paling Islami di Dunia
Wellington Cemas Kapal-kapal...
Wellington Cemas Kapal-kapal Perang China Mendadak Latihan Tembak di Dekat Selandia Baru
Hanya Karena Memegang...
Hanya Karena Memegang Tangan Stafnya, Menteri Selandia Baru Pilih Mundur
Negara-Negara Arab Nyatakan...
Negara-Negara Arab Nyatakan Tolak Bantu AS Serang Iran
Apa itu Tarif Resiprokal...
Apa itu Tarif Resiprokal yang Dikenakan Donald Trump, Balas Dendam?
Rekomendasi
Mereda, Harga Emas Antam...
Mereda, Harga Emas Antam Hari Ini Turun ke Rp1.819.000 per Gram
Streaming AFC U17 Asian...
Streaming AFC U17 Asian Cup Saudi Arabia 2025: Timnas Indonesia Berjuang!
Pabrikan Senjata Api...
Pabrikan Senjata Api AK 47 Kembali Produksi Motor Berwarna Pink?
Berita Terkini
Siapa Sultan Qaboos?...
Siapa Sultan Qaboos? Penguasa Oman yang Berkuasa 50 Tahun setelah Menggulingkan Ayahnya dalam Kudeta Istana
25 menit yang lalu
Denmark dan Greenland...
Denmark dan Greenland Bentuk Front Perlawanan untuk Melawan AS
1 jam yang lalu
Israel Serang Sekolah...
Israel Serang Sekolah di Gaza, 27 Orang Tewas
2 jam yang lalu
Demi Keamanan Nasional,...
Demi Keamanan Nasional, Staf Kedubes AS di China Dilarang Berkencan dengan Penduduk Lokal
3 jam yang lalu
Meski Bersitegang, AS...
Meski Bersitegang, AS Tidak Akan Tinggalkan NATO, Berikut 3 Alasannya
4 jam yang lalu
Taiwan Lawan Tekanan...
Taiwan Lawan Tekanan China di PBB, Tegaskan Status sebagai Negara Berdaulat
5 jam yang lalu
Infografis
2 Negara NATO akan Kirim...
2 Negara NATO akan Kirim Jet Tempur dan Kapal Perang ke Ukraina
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved