Hanya Karena Memegang Tangan Stafnya, Menteri Selandia Baru Pilih Mundur

Senin, 24 Februari 2025 - 14:23 WIB
loading...
Hanya Karena Memegang...
Menteri perdagangan Selandia Baru Andrew Bayly memilih mengundurkan diri hanya karena memegang tangan stafnya. Foto/X/@bayly_andrew
A A A
WELLINGTON - Menteri perdagangan Selandia Baru Andrew Bayly telah mengundurkan diri setelah ia "meletakkan tangan" di lengan atas seorang anggota staf minggu lalu, dalam apa yang ia gambarkan sebagai perilaku "sombong".

Bayly mengatakan pada hari Senin bahwa ia "sangat menyesal" tentang insiden tersebut, yang ia gambarkan bukan sebagai argumen tetapi "diskusi yang bersemangat".

Meskipun Bayly telah meninggalkan jabatan menterinya, ia tetap menjadi anggota parlemen.

Pengunduran dirinya terjadi setelah ia dikritik Oktober lalu karena menyebut seorang pekerja kilang anggur sebagai "pecundang" - termasuk meletakkan jarinya dalam bentuk 'L' di dahinya - dan diduga menggunakan kata-kata umpatan yang ditujukan kepada mereka. Ia kemudian mengeluarkan permintaan maaf publik.

"Seperti yang banyak dari Anda ketahui, saya tidak sabar untuk mendorong perubahan dalam portofolio menteri saya," kata Bayly dalam sebuah pernyataan yang mengumumkan pengunduran dirinya.

"Minggu lalu saya berdiskusi dengan seorang anggota staf tentang pekerjaan. Saya membahasnya terlalu jauh, dan saya meletakkan tangan di lengan atasnya, yang tidak pantas."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Skandal Umur Politisi...
Skandal Umur Politisi Mungil Ini Hebohkan Nigeria, Berusia 30 atau 16 Tahun?
Alex Saab, Eks Menteri...
Alex Saab, Eks Menteri Venezuela Sekutu Maduro, Diusir ke AS untuk Kedua Kalinya
2 Anggota DPR Amerika...
2 Anggota DPR Amerika Serikat Mundur karena Skandal Seks
Aksi China Sikat Koruptor:...
Aksi China Sikat Koruptor: Pecat Menteri, Depak 9 Jenderal Militer dari Parlemen
6 Fakta Queenstown di...
6 Fakta Queenstown di Selandia Baru yang jadi Kota Persiapan Hadapi Kiamat
Mo Salah dan Akhir Penantian...
Mo Salah dan Akhir Penantian 92 Tahun Mesir di Piala Dunia
Gempa Guncang Venezuela,...
Gempa Guncang Venezuela, 18 Orang Diselamatkan dari Reruntuhan
Gempa M7,2 di Jepang:...
Gempa M7,2 di Jepang: Gedung-Gedung di Tokyo Berguncang, Korban Nihil
Rekomendasi
T1, Inikah Mobil Listrik...
T1, Inikah Mobil Listrik Pertama BAIC di Indonesia?
Kawal Transformasi Terintegrasi...
Kawal Transformasi Terintegrasi untuk Perkuat Bio Farma Group
UATAS dan AFPI Ajak...
UATAS dan AFPI Ajak Mahasiswa Bijak Kelola Keuangan
Berita Terkini
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Infografis
Jusuf Muda Dalam, Menteri...
Jusuf Muda Dalam, Menteri yang Dihukum Mati karena Korupsi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved