Perluasan Program Pensiun China Disambut Dingin Warga dan Investor

Kamis, 19 Desember 2024 - 15:43 WIB
loading...
Perluasan Program Pensiun...
Perluasan program pensiun China disambut dingin warga dan investor. Foto/China.org
A A A
JAKARTA - Perluasan program percontohan dana pensiun swasta China merupakan langkah signifikan untuk mengatasi masalah pembayaran pensiun yang mengancam negara tersebut.

Program tersebut, yang diluncurkan di 36 kota di China sejak 2022, memungkinkan pekerja untuk menyumbang hingga 12.000 yuan (USD1.650) ke rekening yang dilindungi pajak, mirip dengan Rekening Pensiun Individu (IRA) di Amerika Serikat (AS).

Mengutip dari Financial Post, Kamis (19/12/2024), inisiatif tersebut merupakan bagian dari reformasi pensiun China yang bertujuan mengelola tuntutan finansial dari populasi yang menua dengan cepat, dengan lebih dari 400 juta orang diperkirakan berusia 60 tahun atau lebih pada 2035.

Namun, program tersebut menghadapi beberapa tantangan. Kinerja dana yang mengecewakan dan kurangnya minat investor merupakan salah satu masalah utama.

Baca Juga: AS Kurangi Impor Garmen dari China, Untungkan Sejumlah Negara Asia

Meski awalnya ada kegembiraan di kalangan pengelola dana global, termasuk BlackRock Inc., dan proyeksi optimistis dari Citic Securities Co. yang memperkirakan aset gabungan mencapai 12 triliun yuan pada 2035, penerimaan program tersebut masih kurang disambut dengan antusias.

Salah satu kendala utama adalah kinerja dana itu sendiri. Sejak program dimulai, dana tersebut kesulitan memberikan hasil memuaskan, sehingga mengurangi antusiasme investor.

Selain itu, tingkat partisipasi lebih rendah dari yang diantisipasi. Meski lebih dari 60 juta warga China telah mendaftar untuk program tersebut, hanya 22 persen yang telah menyetor, menurut media lokal Paper. Hal ini menunjukkan kesenjangan signifikan antara pendaftaran dan komitmen keuangan aktual.

Arus masuk keuangan ke rekening ini menceritakan kisah serupa. Pada akhir tahun 2023, dana tersebut telah menggabungkan arus masuk sebesar 28 miliar yuan, menurut data resmi.

Ping An Securities Co. memperkirakan aset tersebut meningkat lebih dari dua kali lipat menjadi 58 miliar yuan tahun ini, tetapi angka-angka tersebut masih jauh dari potensi mengingat banyaknya populasi yang memenuhi syarat untuk berpartisipasi.

Perluasan Program Pensiun


Salah satu faktor penting yang memengaruhi partisipasi adalah struktur sistem pajak China. Di saat lebih dari 700 juta warga China kini memenuhi syarat untuk program tersebut, hanya sekitar 67 juta yang perlu membayar pajak penghasilan pribadi tahun lalu.

Dari jumlah tersebut, lebih dari 60 persen membayar tarif hanya 3 persen, tarif yang sama yang akan mereka tanggung jika bergabung dengan program pensiun, sehingga tidak memberikan banyak insentif finansial untuk berpartisipasi.

Baca Juga: Bidik China, Parlemen Eropa Rancang UU Larangan Produk Kerja Paksa

Pemerintah China, yang menyadari tantangan ini, telah memutuskan untuk memperluas program secara nasional mulai 15 Desember, sebagaimana diumumkan Kementerian Sumber Daya Manusia dan Jaminan Sosial.

Untuk menarik lebih banyak investor jangka panjang, pemerintah telah memperluas jangkauan produk investasi yang diizinkan dalam akun ini.

Sekarang, para peserta dapat berinvestasi dalam obligasi negara dan beberapa dana indeks, termasuk yang melacak indeks saham CSI 300.

Perubahan ini merupakan bagian dari reformasi yang lebih luas, termasuk pengumuman untuk menunda usia pensiun mulai tahun depan, yang telah memicu beberapa reaksi keras.

Pemerintah Chjina berharap bahwa dengan memperluas opsi investasi dan membuat program lebih menarik, lebih banyak warga akan merasakan manfaat dari partisipasi, sehingga mengurangi tekanan pembayaran pensiun di masa mendatang.

Meski ada berbagai upaya ini, keberhasilan program bergantung pada peningkatan partisipasi dan kinerja dana.

Prakarsa ini sering disebut sebagai pilar ketiga dalam sistem pensiun China, yang melengkapi pensiun dasar (pilar pertama) dan anuitas perusahaan serta pensiun kerja (pilar kedua).

Pilar ketiga ini penting karena menyediakan opsi tabungan sukarela berbasis individu, yang dapat meningkatkan keamanan pensiun secara signifikan.

Agar program ini mencapai potensi penuhnya, diperlukan tidak hanya lingkungan regulasi yang lebih baik, tetapi juga kesadaran dan edukasi yang lebih tinggi di antara masyarakat tentang manfaatnya.

Mendorong budaya menabung dan memberikan insentif untuk investasi jangka panjang merupakan langkah penting.

Selain itu, meningkatkan transparansi dan kinerja dana sangat penting. Investor cenderung lebih menginvestasikan uang mereka jika mereka melihat hasil yang dapat diandalkan dan merasa aman dalam proses investasi.

Dimasukkannya obligasi negara dan dana indeks merupakan langkah positif, karena keduanya secara umum dianggap sebagai investasi yang stabil dan kurang berisiko.

Populasi yang Menua


Dalam konteks populasi yang menua dan tekanan yang akan datang pada sistem pensiun publik, pentingnya skema pensiun swasta yang kuat tidak dapat diremehkan.

Pada tahun 2035, lebih dari 400 juta orang di China akan berusia di atas 60 tahun, jumlah yang signifikan dari total populasi. Tanpa tabungan pensiun yang memadai, banyak orang akan menghadapi ketidakamanan finansial.

Inisiatif ini memiliki potensi, tetapi keberhasilannya di masa mendatang bergantung pada penanganan kekurangan saat ini. Upaya pemerintah China untuk memperluas dan menyempurnakan program ini merupakan langkah ke arah yang benar, tetapi penyesuaian dan perbaikan yang berkelanjutan akan diperlukan.

Para pemangku kepentingan, termasuk pembuat kebijakan, lembaga keuangan, dan pemberi kerja, perlu berkolaborasi untuk menciptakan lingkungan mendukung yang mendorong partisipasi dan memastikan kinerja dana yang berkelanjutan.

Kesimpulannya, program dana pensiun swasta China merupakan komponen penting dari strategi reformasi pensiun yang lebih luas di negara tersebut.

Meski menghadapi sejumlah tantangan awal, termasuk kinerja dana yang mengecewakan dan minat investor yang rendah, perluasan dan peningkatan opsi investasi oleh pemerintah secara nasional merupakan langkah proaktif untuk mengatasi berbagai masalah ini.

Dengan lebih dari 700 juta warga yang kini memenuhi syarat dan potensi pertumbuhan yang signifikan, program ini dapat memainkan peran penting dalam mengamankan stabilitas keuangan bagi populasi lanjut usia di China.

Namun, upaya berkelanjutan untuk meningkatkan tingkat partisipasi, kinerja dana, dan kesadaran publik akan menjadi kunci keberhasilan jangka panjangnya.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Akademisi Beijing: Negara...
Akademisi Beijing: Negara Mana Pun yang Berani Perang Nuklir Melawan China Akan Musnah
Uni Eropa Perketat Impor...
Uni Eropa Perketat Impor E-Commerce, Era Paket Murah dari China Mulai Berakhir
China Tembakkan Rudal...
China Tembakkan Rudal Balistik Antarbenua Berkemampuan Nuklir, 6 Negara Protes
China Hukum Mati Mantan...
China Hukum Mati Mantan Pejabat karena Terima Suap Rp5,8 Triliun
AS Ketar-ketir dengan...
AS Ketar-ketir dengan Senjata Nuklir China usai Kapal Selam Beijing Tembakkan Rudal Antarbenua
Jerman Tuding China...
Jerman Tuding China Latih Pasukan Rusia, Beijing: Kita Tidak Memihak
Industri Plastik Tertekan...
Industri Plastik Tertekan Impor Murah China, Pabrik Mulai Pangkas Jam Kerja
Koordinator Rekonstruksi...
Koordinator Rekonstruksi Gaza Asal Mesir Tewas dalam Serangan Drone di Kawasan Sabra
Pesawat Boeing 737 Hilang...
Pesawat Boeing 737 Hilang Kontak di Laut Arab, Diduga Jatuh
Rekomendasi
Kejagung Tunggu Hasil...
Kejagung Tunggu Hasil Penyidikan Polri soal Penggeledahan Sejumlah Lokasi
Indonesia Temukan Cadangan...
Indonesia Temukan Cadangan Emas Baru di Papua, Prabowo: Sangat Besar
Aturan Baru Outsourcing...
Aturan Baru Outsourcing Masuk Tahap Finalisasi, Said Iqbal: Target Rampung Juli 2026
Berita Terkini
AS Serang Lebih dari...
AS Serang Lebih dari 170 Target di Iran dalam 2 Hari, 3 Anggota IRGC Tewas
Delegasi Hamas Kembali...
Delegasi Hamas Kembali ke Kairo, Pembicaraan Fokus Fase Kedua Gencatan Senjata
Khamenei Dimakamkan...
Khamenei Dimakamkan Hari Ini, Dihadiri Lebih dari 2,3 Juta Orang
Gubernur Bushehr Ungkap...
Gubernur Bushehr Ungkap Target Serangan AS, Pemakaman Khamenei Tak Terdampak
Ledakan Terdengar di...
Ledakan Terdengar di Wilayah PLTN Bushehr, Iran Serang Fasilitas AS di Negara-negara Teluk
Peti Jenazah Khamenei...
Peti Jenazah Khamenei Mendarat di Kota Mashhad Menjelang Pemakamannya
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved