Hamas Kecam Serangan Besar-besaran Israel di Yaman, Houthi Terus Gempur Zionis

Kamis, 19 Desember 2024 - 17:31 WIB
loading...
Hamas Kecam Serangan...
Pejuang Hamas mengikuti parade militer di Gaza. Foto/anadolu
A A A
GAZA - Kelompok Palestina Hamas mengatakan serangan Israel di Yaman setelah pejuang Houthi menembakkan rudal ke negara itu adalah "perkembangan berbahaya".

"Kami menganggap eskalasi ini sebagai perkembangan berbahaya dan perpanjangan agresi terhadap rakyat Palestina, Suriah, dan kawasan Arab," ungkap Hamas saat Israel menyerang pelabuhan dan infrastruktur energi di Yaman setelah mencegat serangan rudal Houthi.

Al Masirah TV, outlet berita utama yang dijalankan Houthi, mengatakan sembilan orang tewas dalam serangan Israel di provinsi barat Hodeidah, termasuk tujuh orang di pelabuhan as-Salif dan dua orang di fasilitas minyak Ras Isa.

Sayap bersenjata Hamas, Brigade Qassam, meminta Houthi melancarkan lebih banyak serangan terhadap Israel.

"Kami memuji serangan rudal yang dilakukan oleh saudara-saudara setia kami, Ansar Allah di Yaman, yang menargetkan jantung entitas Zionis," ungkap kelompok itu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Dewan Pers Minta Pemerintah...
Dewan Pers Minta Pemerintah Tempuh Jalur Diplomatik Bebaskan Jurnalis yang Ditangkap Israel
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Ini Alasan Jepang Naikkan...
Ini Alasan Jepang Naikkan Biaya Visa Masuk hingga 5 Kali Lipat
Rekomendasi
7 Fakta Menarik Inggris...
7 Fakta Menarik Inggris Buntu Lawan Ghana di Piala Dunia 2026: Harry Kane Mandul
Persaingan Pasar Game...
Persaingan Pasar Game Valorant, Intip Strategi Ekspansi Tokovalorant
UBK Keluarkan 9 Poin...
UBK Keluarkan 9 Poin Pernyataan usai Ketua BEM FH Abdimaludin Terima Uang Rp20 Juta
Berita Terkini
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Oman dan Iran Bentuk...
Oman dan Iran Bentuk Kelompok Kerja Bersama untuk Bahas Pengelolaan Selat Hormuz
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Infografis
Hamas Pamer Senjata...
Hamas Pamer Senjata Israel saat Tukar Tawanan di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved