4 Alasan Hongaria Tolak Menangkap Netanyahu dan 3 Dampaknya

Rabu, 27 November 2024 - 11:45 WIB
loading...
A A A
Menteri Luar Negeri Hongaria Peter Szijjártó menyebut keputusan ICC sebagai "memalukan dan tidak masuk akal".

Kritik ini didasarkan pada pandangan bahwa ICC sering kali mengambil langkah-langkah yang bias terhadap negara-negara tertentu dan tidak memberikan perlakuan yang adil.

Hongaria juga menyoroti Israel bukan anggota ICC, sehingga pengadilan tersebut dianggap tidak memiliki yurisdiksi atas pejabat Israel.

3. Hubungan Bilateral yang Kuat


Hubungan bilateral antara Hongaria dan Israel sangat kuat dan terus berkembang. Kedua negara sering kali bekerja sama dalam berbagai bidang, termasuk ekonomi, teknologi, dan keamanan.

Orban dan Netanyahu memiliki hubungan pribadi yang baik, yang tercermin dalam kunjungan resmi dan dialog yang sering dilakukan kedua pemimpin.

Mengambil tindakan keras terhadap Netanyahu dapat merusak hubungan yang sudah baik ini, yang tidak diinginkan Hongaria.

4. Pandangan Soal Hukum Internasional


Hongaria memiliki pandangan yang skeptis terhadap beberapa institusi internasional yang dianggap terlalu campur tangan dalam urusan dalam negeri negara lain.

Pemerintah Orban sering kali menekankan pentingnya kedaulatan nasional dan non-intervensi. Dalam konteks ini, keputusan ICC dianggap sebagai campur tangan yang tidak diinginkan dalam urusan negara yang berdaulat, sehingga Hongaria memilih menolak keputusan tersebut.

Dampak Penolakan

Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
MUI Tegaskan Dukung...
MUI Tegaskan Dukung Kemerdekaan Palestina: Kita Menolak Terhadap Genosida dan Islamophobia
Kebakaran Hutan Dahsyat...
Kebakaran Hutan Dahsyat Menyebar di Prancis, Lebih dari 10.000 Orang Dievakuasi
Terungkap! Drone Iran...
Terungkap! Drone Iran Tembus Fasilitas CIA di Arab Saudi dengan Akurasi Tinggi
Rekomendasi
Ekonom: Gubernur BI...
Ekonom: Gubernur BI Mundur Picu Volatilitas Pasar Jangka Pendek
Kader Muda PAN Apresiasi...
Kader Muda PAN Apresiasi Komitmen Prabowo Terhadap Pembangunan Berkelanjutan
Situasi Terkini Klinik...
Situasi Terkini Klinik Mordent, Tempat Sutrimo Tewas Mengenaskan, Masih Dipasang Garis Polisi
Berita Terkini
Kolombia Gempar, Wanita...
Kolombia Gempar, Wanita Hamil 8 Bulan Dibunuh dan Si Bayi Diculik dari Rahimnya
Indonesia Cs Serukan...
Indonesia Cs Serukan Korut Denuklirisasi, Adik Kim Jong-un: Bodoh dan Tolol!
Awalnya Merevisi, AS...
Awalnya Merevisi, AS Umumkan 18 Tentara Tewas dan 624 Lainnya Luka dalam Perang Melawan Iran
Ini Rudal Kheibar Shekan...
Ini Rudal Kheibar Shekan Iran yang Obrak-abrik Pangkalan AS: Misil Murah tapi Lebih Akurat
Anak 6 Tahun Meninggal...
Anak 6 Tahun Meninggal dalam Uji Coba Rekayasa Gen di China: Bayar Rp14 Miliar, Diinfus Triliunan Virus
Jenderal Iran: Negara-negara...
Jenderal Iran: Negara-negara di Seluruh Dunia yang Bantu AS Akan Jadi Target Sah
Infografis
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved