Perang Meluas, Ukraina Serang Kapal Perang Rusia dan 2 Kapal Kargo Militer Terkait Iran
Minggu, 26 Juli 2026 - 05:50 WIB
loading...
Project 12418 Molniya, kapal perang Rusia yang diserang Ukraina di Laut Kaspia. Serangan Ukraina juga menghantam dua kapal kargo militer terkait Iran. Foto/Kementerian Pertahanan Rusia
A
A
A
KYIV - Serangan jarak jauh Ukraina telah menghantam kapal perang Rusia dan dua kapal kargo militer terkait Iran di Laut Kaspia pada hari Sabtu. Ini menandai perang yang semakin meluas dan terkait satu sama lain antara perang Ukraina dan perang Iran.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky telah mengonfirmasi serangan tersebut. “Kami juga mencapai hasil yang sangat kuat dengan serangan jarak jauh di Laut Kaspia—termasuk kapal-kapal yang digunakan dalam pengiriman kargo militer yang melibatkan Iran,” tulis Zelensky di X, yang dikutip Reuters, Minggu (26/7/2026).
Baca Juga: Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Dinas Keamanan Ukraina menyebut kedua kapal kargo tersebut sebagai Port Olya 2 dan Begey dalam sebuah unggahan di Telegram. Lebih lanjut, mereka mengatakan bahwa drone Ukraina telah menyerang anjungan minyak Filanovsky milik Lukoil Rusia di Laut Kaspia.
Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Iran mengecam serangan Ukraina terhadap kapal-kapal komersial Iran di Laut Kaspia, dan mengatakan bahwa serangan itu mengakibatkan ledakan yang menewaskan satu pelaut dan melukai satu lainnya.
Teheran menggambarkan insiden tersebut sebagai tindakan agresi dan mengatakan akan membela kepentingan dan keamanan nasionalnya, sambil menuduh Ukraina berupaya memperluas perang Rusia-Ukraina.
Serangan Ukraina terhadap kapal-kapal kargo militer Iran terjadi setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menulis di Truth Social pada hari Jumat, menyebut Presiden Rusia Vladimir Putin telah meyakinkannya bahwa Rusia tidak menjual senjata ke Iran.
"Jika mereka melakukannya, itu akan sangat buruk bagi mereka—tentu saja bukan untuk kepentingan terbaik mereka," tulis Trump dalam unggahan tersebut.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky telah mengonfirmasi serangan tersebut. “Kami juga mencapai hasil yang sangat kuat dengan serangan jarak jauh di Laut Kaspia—termasuk kapal-kapal yang digunakan dalam pengiriman kargo militer yang melibatkan Iran,” tulis Zelensky di X, yang dikutip Reuters, Minggu (26/7/2026).
Baca Juga: Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Dinas Keamanan Ukraina menyebut kedua kapal kargo tersebut sebagai Port Olya 2 dan Begey dalam sebuah unggahan di Telegram. Lebih lanjut, mereka mengatakan bahwa drone Ukraina telah menyerang anjungan minyak Filanovsky milik Lukoil Rusia di Laut Kaspia.
Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Iran mengecam serangan Ukraina terhadap kapal-kapal komersial Iran di Laut Kaspia, dan mengatakan bahwa serangan itu mengakibatkan ledakan yang menewaskan satu pelaut dan melukai satu lainnya.
Teheran menggambarkan insiden tersebut sebagai tindakan agresi dan mengatakan akan membela kepentingan dan keamanan nasionalnya, sambil menuduh Ukraina berupaya memperluas perang Rusia-Ukraina.
Serangan Ukraina terhadap kapal-kapal kargo militer Iran terjadi setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menulis di Truth Social pada hari Jumat, menyebut Presiden Rusia Vladimir Putin telah meyakinkannya bahwa Rusia tidak menjual senjata ke Iran.
"Jika mereka melakukannya, itu akan sangat buruk bagi mereka—tentu saja bukan untuk kepentingan terbaik mereka," tulis Trump dalam unggahan tersebut.
Lihat Juga :