Serangan Teroris Guncang Turki, 5 Orang Tewas, 22 Luka

Kamis, 24 Oktober 2024 - 07:15 WIB
loading...
Serangan Teroris Guncang...
Serangan teroris mengguncang Turki. Lima orang tewas dan 22 lainnya terluka. Foto/Screengrab video The Guardian
A A A
ANKARA - Serangan teroris telah mengguncang Turki pada Rabu, di mana para pelaku menyerang kantor pusat Industri Dirgantara Turki. Lima orang tewas dan 22 lainnya terluka dalam baku tembak setelah serangan tersebut.

Para saksi mengatakan mereka mendengar suara tembakan dan ledakan keras di lokasi serangan di dekat Ankara.

Menteri Dalam Negeri Turki Ali Yerlikaya menuding Partai Pekerja Kurdistan (PKK) yang dilarang—yang telah melancarkan pemberontakan selama puluhan tahun terhadap pemerintah—sebagai pelaku serangan.

“Proses identifikasi dan pencarian sidik jari masih berlangsung dan kami akan mengatakan organisasi teroris mana yang berada di balik serangan ini," kata Yerlikaya.

Baca Juga: Erdogan Sebut Israel Organisasi Teroris Zionis

"Cara tindakan ini dilakukan kemungkinan besar terkait dengan PKK,” lanjut Yerlikaya, yang mengonfirmasi jumlah korban tewas lima orang dan 22 orang lainnya terluka.

Yerlikaya sebelumnya mengatakan dua penyerang tewas dalam apa yang disebutnya sebagai serangan teroris, seraya menambahkan tiga dari yang terluka berada dalam kondisi kritis.

Penyiar televisi setempat sebelumnya menayangkan rekaman penyerang bersenjata memasuki gedung TUSAS.

“Dua teroris berhasil dinetralisir dalam serangan teror di lokasi TUSAS Ankara Kahramankazan. Sayangnya, kami memiliki 3 martir dan 14 orang terluka dalam serangan itu,” kata Yerlikaya, merujuk pada Industri Dirgantara Turki.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, bersama Presiden Rusia Vladimir Putin di sebuah konferensi BRICS di kota Kazan, Rusia, juga menyebutnya sebagai serangan teroris.

Beberapa laporan media setempat mengeklaim telah terjadi serangan bunuh diri dan ada sandera di dalam gedung, meskipun para pejabat belum mengonfirmasi hal ini.

Para saksi mata mengatakan kepada Reuters, Kamis (24/10/2024), bahwa karyawan di dalam gedung dibawa oleh pihak berwenang ke tempat penampungan dan tidak seorang pun diizinkan meninggalkan gedung selama beberapa jam.

Mereka mengatakan ledakan yang mereka dengar mungkin terjadi di pintu keluar yang berbeda saat karyawan meninggalkan kantor.

Penyiar televisi menunjukkan gambar gerbang yang rusak dan rekaman baku tembak di tempat parkir, serta penyerang yang membawa senapan serbu dan ransel saat mereka memasuki gedung. Ambulans dan helikopter kemudian tiba.

TUSAS adalah produsen kedirgantaraan terbesar di Turki, yang saat ini memproduksi pesawat latih, helikopter tempur dan sipil, serta mengembangkan jet tempur pertama dalam negeri negara itu; KAAN.
Dimiliki oleh Yayasan Angkatan Bersenjata Turki dan pemerintah, perusahaan ini mempekerjakan lebih dari 10.000 orang.

Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte mengutuk serangan itu dan mengatakan aliansi militer akan mendukung sekutunya; Turki.

Delegasi Uni Eropa di Turki juga mengutuk serangan tersebut.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Inggris Caplok Armada...
Inggris Caplok Armada Bayangan Rusia, Akankah Picu Perang Besar?
Perseteruan Memanas,...
Perseteruan Memanas, Jet Tempur Swedia Cegat Pesawat Militer Rusia
Jenderal Jerman Duga...
Jenderal Jerman Duga Rusia Bakal Kerahkan Senjata Nuklir ke Luar Angkasa, Bisa Picu Kiamat Satelit
Swedia: Konflik Rusia-NATO...
Swedia: Konflik Rusia-NATO Bisa Pecah dalam Waktu Dekat
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Wardatina Mawa Dikabarkan...
Wardatina Mawa Dikabarkan Dilamar Pria Turki, Begini Klarifikasi Lengkapnya
Trump Sebut Kesepakatan...
Trump Sebut Kesepakatan Damai dengan Iran Akan Ditandatangani pada Minggu, Ini Respons Teheran
Ini Penyebab Dasar Laut...
Ini Penyebab Dasar Laut Filipina Terangkat 2 Meter akibat Gempa Dahsyat M7,8
Rekomendasi
Menkop: Warga Bisa Jual...
Menkop: Warga Bisa Jual Minyak Jelantah ke Kopdes Merah Putih
Austria Ungguli Yordania...
Austria Ungguli Yordania 1-0 di Babak Pertama, Gol Roket Schmid Jadi Pembeda
Little Star Fun Run...
Little Star Fun Run di Surabaya, Ajang Lari Anak Tumbuhkan Kepercayaan Diri
Berita Terkini
Israel Danai Pemukim...
Israel Danai Pemukim Ekstremis, Bayar Rp34 Miliar Per Bulan
Kapal Tanker Ketiga...
Kapal Tanker Ketiga Pembawa Minyak Iran Keluar dari Garis Blokade AS
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon Selatan Meski Ada Kesepakatan AS-Iran
Iran Kecam Perlakuan...
Iran Kecam Perlakuan Buruk AS di Piala Dunia: Tim yang Paling Ditindas
Media Asing Soroti Aksi...
Media Asing Soroti Aksi Demo Mahasiswa terhadap Kebijakan Pemerintah Indonesia
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
Infografis
Korban Tewas Kebakaran...
Korban Tewas Kebakaran Los Angeles Menjadi 24 Orang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved