Media Asing Soroti Kabinet Prabowo: Anggotanya 109 Orang, Terbesar sejak Sukarno Berkuasa

Selasa, 22 Oktober 2024 - 07:47 WIB
loading...
A A A
Para kritikus berpendapat kabinet yang besar akan membengkakkan birokrasi, tetapi Prabowo membela keputusannya dengan alasan perlunya stabilitas politik.

Terakhir kali kabinet Indonesia sebesar ini hanya bertahan satu bulan di tangan presiden pertama Indonesia Sukarno—132 menteri dibentuk 58 tahun yang lalu.

Prabowo menegaskan bahwa pemerintahan yang luas diperlukan untuk mengelola ekonomi terbesar di Asia Tenggara.

"Ini pasti koalisi besar, dan beberapa orang akan mengatakan kabinet saya gemuk," katanya pekan lalu.

Selain "kabinet gemuk" sosok Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (37), putra mantan Presiden Jokowi juga jadi sorotan media asing.

Prabowo dan Jokowi dulunya adalah rival, tetapi setelah terpilihnya kembali Jokowi pada pemilihan presiden tahun 2019, Prabowo bergabung dengan pemerintahannya sebagai menteri pertahanan, yang mengarah pada aliansi politik.

Melibatkan putra Jokowi ke dalam pemerintahan Prabowo dipandang sebagai langkah untuk mempertahankan kesinambungan dengan kebijakan Jokowi.

Kabinet tersebut mencakup beberapa pejabat tetap dari pemerintahan Jokowi, termasuk Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, yang telah menjabat di bawah tiga presiden.

Sri Mulyani, seorang tokoh yang dihormati secara internasional, memainkan peran penting dalam mereformasi sistem perpajakan Indonesia dan mengarahkan negara melalui krisis keuangan, termasuk pandemi Covid-19.

"Kami secara teratur berkonsultasi satu sama lain untuk membahas strategi penguatan Kementerian Keuangan dan keuangan negara untuk mendukung program-programnya," kata Sri Mulyani kepada wartawan setelah bertemu dengan Prabowo pekan lalu.
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
10 Negara yang Kena...
10 Negara yang Kena Tarif Impor Trump Terbesar, Mayoritas Negara-negara Asia
Ini 3 Negara Musuh AS...
Ini 3 Negara Musuh AS yang Tidak Terkena Tarif Impor Trump, Kok Bisa?
4 Negara Islam yang...
4 Negara Islam yang Terdampak Tarif Impor AS Terbesar, Nomor 2 Pernah Diinvasi
Ayah Elon Musk Ungkap...
Ayah Elon Musk Ungkap Putra Kesayangannya Kagumi Putin
Denmark dan Greenland...
Denmark dan Greenland Bentuk Front Perlawanan untuk Melawan AS
Meski Bersitegang, AS...
Meski Bersitegang, AS Tidak Akan Tinggalkan NATO, Berikut 3 Alasannya
Kemlu Respons Penerapan...
Kemlu Respons Penerapan Tarif Resiprokal AS pada Indonesia Sebesar 32%
AS Larang Personel Diplomatik...
AS Larang Personel Diplomatik di China Berhubungan Asmara dengan Warga Lokal
Dimakzulkan sebagai...
Dimakzulkan sebagai Presiden Korsel, Begini Komentar Yoon Suk Yeol
Rekomendasi
Arus Balik, Lonjakan...
Arus Balik, Lonjakan Kendaraan dari Garut-Tasik Menuju Bandung Meningkat
Identitas Sekeluarga...
Identitas Sekeluarga Tewas Tertimbun Longsor di Cangar Mojokerto
Benarkah Mengonsumsi...
Benarkah Mengonsumsi Telur Bisa Menyebabkan Kanker Payudara?
Berita Terkini
Siapa Abdullah Al Sabah?...
Siapa Abdullah Al Sabah? PM Kuwait yang Sempat Dituduh Masuk Kristen
30 menit yang lalu
4 Alasan Uni Eropa Masih...
4 Alasan Uni Eropa Masih Butuh NATO, Salah Satunya Rusia Jadi Ancaman
1 jam yang lalu
Siapa Walid Ahmad? Remaja...
Siapa Walid Ahmad? Remaja Palestina yang Tewas di Penjara Israel Dikenal Pencetak Gol Terbanyak di Timnya
2 jam yang lalu
10 Negara yang Kena...
10 Negara yang Kena Tarif Impor Trump Terbesar, Mayoritas Negara-negara Asia
6 jam yang lalu
Ini 3 Negara Musuh AS...
Ini 3 Negara Musuh AS yang Tidak Terkena Tarif Impor Trump, Kok Bisa?
7 jam yang lalu
4 Negara Islam yang...
4 Negara Islam yang Terdampak Tarif Impor AS Terbesar, Nomor 2 Pernah Diinvasi
8 jam yang lalu
Infografis
Orang Asing Pemegang...
Orang Asing Pemegang Golden Visa Bisa Miliki Tanah di Indonesia
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved