Anggota Parlemen Hong Kong Pro-China Ditusuk dalam Upaya Pembunuhan

Rabu, 06 November 2019 - 16:58 WIB
Anggota Parlemen Hong...
Anggota Parlemen Hong Kong Pro-China Ditusuk dalam Upaya Pembunuhan
A A A
HONG KONG - Seorang anggota parlemen Hong Kong yang pro-pemerintah China ditusuk seorang pria dengan pisau dalam upaya pembunuhan. Serangan itu terekam kamera dan videonya telah menyebar secara online.

Legislator bernama Junius Ho tersebut mencalonkan diri untuk posisi anggota parlemen sebuah distrik di Hong Kong untuk pemilu yang akan datang. Dia diserang pada hari Rabu pagi ketika melakukan kampanye di kota Tuen Mun.

Ho dibawa ke rumah sakit dengan luka tusuk, sedangkan penyerangnya telah ditangkap dan ditahan polisi.

Dalam video serangan itu, seorang pria terlihat santai mengobrol dengan Ho. Dia memuji kerja kerasnya dan meminta selfie sebelum akhirnya dia merogoh tas. Detik berikutnya, pria itu memegang pisau dan menusuk dada Ho. Keduanya jatuh saat berebut senjata.

Tingkat cedera Ho belum diketahui, namun polisi mengonfirmasi kepada AFP, Rabu (6/11/2019), bahwa Ho menderita luka tusuk di sisi kiri dadanya. Sesaat setelah serangan, anggota parlemen itu terlihat berdiri tegak dengan kemeja berlumuran darah ketika difoto para wartawan.

Seorang asisten Ho juga dilaporkan terluka dalam insiden itu, tetapi tidak memerlukan perawatan di rumah sakit.

Kendati demikian, beberapa pengguna media sosial tidak yakin dengan gambar serangan tersebut dan curiga bahwa itu merupakan konspirasi.

Ho telah mendapat kecaman dari faksi-faksi oposisi di masa lalu, terutama setelah menyerukan "tidak ada belas kasihan" bagi para pembangkang Hong Kong selama rapat umum pada tahun 2017.

Para kritikus mengatakan legislator menjadikan pernyataan Ho itu sebagai ancaman terhadap para aktivis anti-pemerintah. Namun, Ho menegaskan bahwa kata-kata disalahartikan.

Upaya pembunuhan ini muncul setelah protes selama berbulan-bulan di Hong Kong. Protes besar-besaran ini dipicu oleh rancangan undang-undang (RUU) ekstradisi yang memungkinkan tersangka kriminal di Hong Kong diekstradisi ke daratan China untuk dihukum di sana.

RUU ekstradisi itu telah ditangguhkan secara permanen oleh pemimpin Hong Kong Carrie Lam. Namun, demonstrasi terus berlanjut, di mana para aktivis menyerukan penyelidikan atas kebrutalan polisi dan menuntut reformasi pemilu.
(mas)
Berita Terkait
Tidak Setia pada China,...
Tidak Setia pada China, Politisi dan Pejabat Hong Kong Dilarang Menjabat
Pemimpin Hong Kong Carrie...
Pemimpin Hong Kong Carrie Lam Terima Surat Berisi Silet dan Ancaman
Menteri Hong Kong Bela...
Menteri Hong Kong Bela UU Keamanan Bentukan China
Mengapa Hong Kong Ingin...
Mengapa Hong Kong Ingin Undang Undang Keamanan Nasional yang Baru?
Legislatif China Sahkan...
Legislatif China Sahkan Draft RUU Keamanan Nasional Hong Kong
Gedung Parlemen Hong...
Gedung Parlemen Hong Kong Dijaga Ratusan Polisi Jelang Protes
Berita Terkini
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
5 jam yang lalu
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
6 jam yang lalu
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
7 jam yang lalu
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
9 jam yang lalu
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
9 jam yang lalu
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
10 jam yang lalu
Infografis
5 Pemain Paling Ikonik...
5 Pemain Paling Ikonik dalam Sejarah Piala Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved