Swiss Tak Akan Lagi jadi Negara Netral, Berikut 4 Alasannya

Minggu, 01 September 2024 - 23:55 WIB
loading...
Swiss Tak Akan Lagi...
Swiss tak akan lagi menjadi negara netral karena perang Rusia dan Ukraina. Foto/AP
A A A
MOSKOW - Sudah saatnya bagi Swiss , yang telah bersikap netral sejak 1515, untuk mendefinisikan ulang status non-bloknya, demikian kata sekelompok pakar Swiss, dalam sebuah laporan yang dipesan oleh kementerian pertahanan di Bern.

Sebagai tanggapan, para kritikus menuduh panel di balik makalah tersebut bias dan bersikeras bahwa netralitas selamanya diabadikan dalam konstitusi negara tersebut.

Komite studi, yang dibentuk setahun lalu, mempresentasikan sebuah makalah dengan 100 rekomendasi tentang cara meningkatkan keamanan negara Alpen tersebut.

Swiss Tak Akan Lagi jadi Negara Netral, Berikut 4 Alasannya

1. Fungsi Keamanan Lebih Fleksibel

Swiss Tak Akan Lagi jadi Negara Netral, Berikut 4 Alasannya

Foto/AP

“Kebijakan netralitas perlu direvisi, lebih difokuskan pada fungsi keamanannya dan diterapkan secara lebih fleksibel,” saran anggota panel, yang disebut-sebut mencakup politisi, ekonom, dan ilmuwan yang mewakili berbagai kelompok usia dan wilayah, dalam laporan tersebut, dilansir RT.

2. Memperkuat Kerja Sama dengan NATO

Rekomendasi utama lainnya di dalamnya adalah bahwa “kerja sama Swiss dengan NATO dan UE harus terus diperdalam dengan tujuan untuk mencapai kemampuan pertahanan bersama dan menjadi kerja sama pertahanan yang sejati.”

3. Meningkatkan Anggaran Pertahanan

Swiss Tak Akan Lagi jadi Negara Netral, Berikut 4 Alasannya

Foto/AP

Di antara hal-hal lain, komisi tersebut mendesak agar anggaran pertahanan negara ditingkatkan dari 0,75% PDB menjadi 1% pada tahun 2030.

Komisi tersebut juga mengatakan bahwa mayoritas anggota panel mendukung pencabutan larangan tahun 1998 atas ekspor ulang senjata ke negara-negara yang sedang berperang. Undang-undang ini sebelumnya menyebabkan komplikasi bagi negara-negara UE yang ingin memasok Kiev dalam konfliknya dengan Moskow dengan senjata yang mengandung komponen buatan Swiss.

4. Perang Rusia dan Ukraina


Perubahan pada kebijakan netralitas Swiss diperlukan karena "kemunduran tajam dalam situasi di Eropa, yang ditandai oleh politik kekuasaan, wilayah krisis yang semakin tidak stabil, dan, yang terpenting, perang agresi Rusia terhadap Ukraina," klaim makalah tersebut.

Rekomendasi oleh komisi tersebut akan diperhitungkan selama pengerjaan kebijakan keamanan baru Swiss, yang akan diluncurkan pada tahun 2025.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perundingan Iran-AS...
Perundingan Iran-AS Hasilkan 4 Kesepakatan Utama, Negosiator Teheran Sempat Walkout
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Meski IRGC Tutup Selat...
Meski IRGC Tutup Selat Hormuz, Perundingan Damai AS dan Iran Digelar di Swiss
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
Wapres AS Blak-blakan:...
Wapres AS Blak-blakan: Trump Tak Akur dengan Netanyahu soal Perang Iran
Rekomendasi
Komnas HAM Diminta Awasi...
Komnas HAM Diminta Awasi Dugaan Kriminalisasi dan Penahanan Sulaiman
Prabowo Teken UU Polri,...
Prabowo Teken UU Polri, Atur Jabatan Sipil, Usia Pensiun, hingga Rekrutmen Disabilitas
UU Polri Baru Dinilai...
UU Polri Baru Dinilai Perkuat Transformasi Polri dan Dukung Asta Cita
Berita Terkini
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Mundur, Krisis Politik Berlanjut
Infografis
Negara NATO Ini Klaim...
Negara NATO Ini Klaim akan Diinvasi Rusia dalam Beberapa Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved