Ibu Muda Ini Terpaksa Pakai Popok saat Menstruasi, Ternyata Miliki 2 Vagina

Jum'at, 07 Juni 2024 - 13:20 WIB
loading...
A A A
Setelah melahirkan putranya, Shannon dapat menjalani operasi untuk menghilangkan septum di antara kedua vaginanya dan telah menemukan pil yang membantu meringankan pendarahan hebat.

Shannon, seorang sekretaris medis asal dari Basingstoke, Hampshire berkata: "Saya tidak bisa menggunakan tampon. Saya mencoba menggunakannya tetapi itu membuat saya sangat kesakitan. Dokter hanya mengatakan saya 'masih kecil'. Saya memiliki bantalan pelatihan untuk anjing di tempat tidur saya. Saya mempunyai tiga pembalut di celana saya."

"Saya baru saja bangun dengan tubuh tertutup di pagi hari. Saya bahkan mencoba pull up dewasa. Itu bahkan lebih buruk daripada setelah memiliki anak. Saya akhirnya memakai popok. Saya baru mengetahui bahwa saya memiliki dua rahim sampai anak saya berusia dua tahun," paparnya, seperti dikutip dari Mirror, Jumat (7/6/2024).

Shannon selalu bergumul dengan masa-masa buruk. Dia berkata: "Saya hampir pingsan. Saya terus-menerus bocor. Rasa sakitnya tak tertahankan."

Shannon selalu diberi pil yang memang membantu mengatur menstruasinya tetapi merasa seks itu menyakitkan ketika dia aktif secara seksual pada usia 16 tahun.

"Seks itu benar-benar menyakitkan. Dokter saya hanya mengatakan saya masih kecil dan itu normal."

Dia berbahagia saat hamil pada Juli 2013. Kehamilannya berjalan lancar hingga memasuki usia 28 minggu. Bayinya yang belum lahir berada dalam posisi sungsang dan mengalami kesulitan dengan aliran darah dan Shannon harus melakukan pemindaian secara teratur untuk memantaunya.

Bayinya itu dilahirkan melalui operasi caesar pada Maret 2014 dengan berat 5 pon 9 ons. Shannon hamil lagi pada tahun 2016 tetapi setelah dia mulai mengalami pendarahan, dia melakukan USG. Dia berkata: "Saya mengalami keguguran. Bayinya telah meninggal. Ahli sonografi berkata 'oh, Anda berbeda, bukan'."

"Saya bilang 'maaf'. Dia bilang 'Anda punya dua rahim, itu sangat langka'. Saya seperti tidak mengerti apa yang Anda bicarakan. Dia kaget saya tidak tahu," papar Shannon.

Shannon dikirim untuk pemindaian MRI yang menunjukkan dia memiliki dua rahim terpisah dan dia didiagnosis menderita uterus didelphys pada Mei 2016.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Viral, Beruang Besar...
Viral, Beruang Besar Ini Nangkring di Atas Tiang Listrik
Trump Ingin Terus Serang...
Trump Ingin Terus Serang Iran dari Pangkalan Militer Inggris
6 Misi Pasukan Khusus...
6 Misi Pasukan Khusus yang Memicu Malapetaka, 2 Negara Adidaya Pernah Tumbang
Tugas Berat PM Inggris...
Tugas Berat PM Inggris Baru, Memutuskan Apa yang Terjadi jika Ada Perang Nuklir
Canda Bahlil ke Nusron...
Canda Bahlil ke Nusron Wahid Berkacamata Hitam, Sedih Inggris Kalah vs Argentina
Musim Panas Makin Menyengat,...
Musim Panas Makin Menyengat, Tokyo Dorong Karyawan Kenakan Celana Pendek ke Kantor
Wali Kota New York Mamdani...
Wali Kota New York Mamdani Diancam Bunuh gegara Bela Palestina-Kecam Israel
Rekomendasi
Pemeriksaan Febrie Adriansyah...
Pemeriksaan Febrie Adriansyah di Kejagung, Eks Penyidik KPK: Penahanan Penting agar Penyidikan Tak Diintervensi
Pemerintah Perkuat Pengelolaan...
Pemerintah Perkuat Pengelolaan Dana Lingkungan Hidup via BPDLH
Hormati Putusan MK,...
Hormati Putusan MK, Komdigi Siap Kaji Aturan Kuota Internet
Berita Terkini
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
Infografis
Saat Ini, Musuh Terberat...
Saat Ini, Musuh Terberat Israel Adalah Kelompok Houthi Yaman
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved